Pulau Miang Disiapkan Jadi Destinasi Ekowisata Kutim

by
3 November 2025
73 views

SANGKULIRANG – Pulau Miang di Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menawarkan pengalaman berwisata yang cukup lengkap. Di sana terdapat petualangan bawah laut untuk para penyelam, dengan terumbu karang yang masih alami dan terjaga menawan. Interaksi dengan kebudayaan lokal hingga bersantai dengan tenang di gusung pasir menjadi kekuatan wisata yang memikat dan berpotensi menjadikan pulau ini sebagai destinasi wisata unggulan.

Dalam kunjungannya, Bupati Ardiansyah sempat menyelami keindahan terumbu karang yang masih terjaga diiringi kapal wisata bernama Derya Sail. Warna-warni biota laut dan ekosistem bawah air yang hidup harmonis di perairan Pulau Miang berhasil membuat takjub orang nomor satu di Kutim ini.

“Kekayaan alam bawah laut di sini benar-benar menakjubkan. Ini adalah aset wisata bahari yang tidak ternilai dan harus kita jaga kelestariannya,” ungkap Ardiansyah.

Hamparan pasir putih Gusung Sappalele di tengah laut, yang menawarkan pemandangan eksotis dan ketenangan, juga tidak luput dikunjungi. Di sana, Ardiansyah mencoba aktivitas mendayung kano, menikmati langsung jernihnya air laut dan sepoi angin yang menenangkan.

“Tempat ini sangat bagus. Airnya bening, suasananya damai, cocok untuk wisata keluarga maupun petualangan pribadi,” pujinya.

Pemerintah Daerah Kutim berkomitmen penuh terhadap pengembangan Pulau Miang sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya bertujuan mempromosikan keindahan alam, tetapi juga melestarikan ekosistem serta memberdayakan ekonomi masyarakat lokal.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata menjadi kunci untuk menjaga keasrian pulau ini sambil terus mengembangkan infrastruktur dan layanan wisata yang bertanggung jawab. Selain itu, juga mendorong Pulau Miang agar bersiap menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kutim yang tidak hanya dikenal di tingkat regional, tetapi juga nasional. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

RTH Mandu Dalam: Komitmen Desa terhadap Lingkungan Lestari

Next Story

Dari Pekarangan ke Pasar: Ibu PKK Sangatta Utara Rintis Usaha Teh Herbal