Sentuhan Kemanusiaan dalam Kepemimpinan Kutai Timur

by
5 November 2025
40 views

KONGBENG – Kualitas kepemimpinan sering kali terlihat dari bagaimana kedekatan terbangun antara pemimpin dengan rakyatnya. Momen kunjungan kerja Bupati Kutai Timur (Kutim) H. Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi memperlihatkan keakraban dengan masyarakat Kutim, bahkan seolah tanpa sekat. Setiap kali rombongan bertemu masyarakat, baik anak-anak, muda, maupun dewasa, senyum dan tawa selalu menghiasi.

Seperti ketika rombongan bupati dan wakil bupati Kutim melakukan kunjungan kerja ke Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, rombongan disambut kehadiran warga berbagai usia. Bupati Ardiansyah Sulaiman, dengan senyum hangat, turun dari kendaraan dan langsung menyapa warga, khususnya anak-anak yang telah menunggu di tepi jalan.

Beberapa anak tampak malu-malu, namun banyak juga yang berani mengulurkan tangan untuk bersalaman. Bupati menyapa satu per satu anak, menanyakan nama dan sekolah mereka. Suasana menjadi sangat akrab ketika beliau mengusap kepala seorang bocah perempuan.

Wakil Bupati Mahyunadi pun ikut berjongkok, berbincang dengan sekelompok anak perempuan lainnya. Warga desa berdiri mengelilingi, menyaksikan momen penuh keakraban tersebut. Tidak ada jarak antara pemimpin daerah dan masyarakatnya. Yang terlihat hanya rasa kekeluargaan yang kental, tatapan bangga, dan senyum yang merekah di wajah setiap orang.

Momen ini menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dilihat dari hasil kebijakannya, melainkan juga dari bagaimana mereka memberikan harapan. Sentuhan kemanusiaan dan kepedulian yang tulus dalam sebuah kunjungan akan meninggalkan kesan mendalam.

Perhatian, kepedulian, dan kebersamaan menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dengan hati masyarakatnya. Interaksi yang hangat dengan masyarakat menunjukkan kepemimpinan bupati dan wakil bupati Kutim berbasis kemanusiaan. Hal tersebut menjadi kunci keharmonisan yang menjadi dasar menuju Kutai Timur Hebat. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Pro Pada Rutilahu: Langkah Nyata Kutim Bangun Perumahan Layak dan Berkelanjutan

Next Story

DLH Kutim di Bawah Aji Wijaya: Penataan Internal dan Kepedulian Lingkungan Jadi Prioritas