Perkuat Perlindungan Anak dan Perempuan, Hj. Mulyana Dorong Kolaborasi dengan DP3A dan LPAI

by
11 November 2025
473 views

Kutai Timur, Kaltimpoint.com – Upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak terus menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kutai Timur periode 2025–2029, Hj. Mulyana. Ia menegaskan kesiapan DPRD untuk berkolaborasi dengan berbagai lembaga seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) serta Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) guna memperkuat program pemberdayaan dan pencegahan kekerasan melalui kegiatan sosialisasi di masyarakat. (7/10/2025)

Hj. Mulyana menilai, peran perempuan dalam menjaga kehormatan dan keamanan diri tidak hanya bergantung pada perlindungan dari pemerintah, tetapi juga harus dimulai dari kesadaran diri dan sikap positif di lingkungan sekitar. Ia mengajak kaum perempuan Kutai Timur untuk tampil aktif memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Sebagai perempuan kita harus berperan aktif dengan memberikan pesan dan kesan yang baik di lingkungan bermasyarakat,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, selama Januari hingga Oktober 2024 tercatat 77 kasus kekerasan terhadap perempuan di Kutai Timur. Sementara di tingkat Provinsi Kalimantan Timur, jumlahnya mencapai 662 kasus hingga 30 Juni 2025. Menurut Mulyana, angka tersebut menunjukkan bahwa isu kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan mendesak yang memerlukan perhatian lintas sektor.

Ia menegaskan bahwa salah satu kunci utama dalam mengurangi kasus tersebut adalah melalui sosialisasi dan edukasi publik yang terus menerus dilakukan di tingkat akar rumput. Dengan begitu, masyarakat akan lebih memahami pentingnya pencegahan kekerasan serta mekanisme perlindungan hukum bagi korban.

“Yang terpenting itu ada sosialisasi kepada masyarakat,” katanya menekankan.

Lebih lanjut, politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyebut, upaya perlindungan perempuan dan anak tidak bisa berjalan efektif tanpa adanya sinergi antar lembaga. DPRD, kata dia, siap mendukung langkah DP3A serta organisasi lain seperti LPAI untuk memperluas jangkauan kegiatan edukatif dan pendampingan masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur.

“Yang terpenting pastinya kita berkaloborasi dengan DP3A. Ada juga beberapa organisasi lain salah satunya seperti LPAI. Saya rasa dengan kaloborasi ini kegiatan sosialiasi dan upaya pemberdayaan serta perlindungan anak bisa sangat terbantukan,” pungkas Hj. Mulyana. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kutim Bangga, Naldi Harumkan Daerah di D’Academy 7

Next Story

Bahcok Riandi Tekankan Mitigasi Banjir Harus Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi APBD Kutim