KPC Luluskan 28 Tenaga Listrik Muda Lewat Program Apprentice Electrician

by
7 November 2025
438 views

SANGATTA – Berbagai program pemberdayaan dijalankan oleh PT. Kaltim Prima Coal sebagai bagian dari komitmen menyejahterakan masyarakat sekitar pertambangan. Belum lama ini mereka berhasil meluluskan 28 tenaga listrik muda melalui program Program Apprentice Electrician Batch I Tahun 2024–2025. Tujuan program ini ialah untuk menghasilkan pemuda serta pelajar di Kutim dapat bersaing dan memiliki keterampilan yang baik di bidang ketenagalistrikan.

General Manager Mining Operation Division (MOD) KPC, Muhammad Raizal, menyerahkan sertifikat kelulusan secara simbolis kepada tiga perwakilan peserta, yaitu Rian Agung Hendarto, Rezaldi, dan Muhammad Ridho Rahmansyah.

“Saya mewakili manajemen KPC mengucapkan selamat kepada seluruh peserta. Semoga ilmu yang didapat bisa menjadi bekal berkarier, terutama di Kutim, mengingat kebutuhan tenaga listrik sangat tinggi di industri dan pertambangan,” tambahnya.

Program apprentice ditujukan untuk pemuda lulusan sekolah yang berdomisili di Kutim dan ber-KTP lokal. Mereka yang mendaftar akan mengikuti seleksi sangat ketat, dari 4.000 pendaftar hanya 28 yang lolos. Mereka menjalani pelatihan teori selama dua bulan, dilanjutkan empat bulan On Job Training (OJT) di workshop KPC dan kontraktor.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari manajemen KPC lainnya. GM External Affairs and Sustainable Development (ESD) Wawan Setiawan, melalui Manager Community Empowerment Nanang Supriyadi, menegaskan apprentice electrician adalah bagian dari tujuh program prioritas Corporate Social Responsibility (CSR) KPC.

Sementara itu, pemerintah Daerah Kutim memberikan dukungan terhadap program ini sejak awal. Saat pembukaan di pada 9 Desember 2024 lalu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kutim Roma Malau, hadir mewalili Bupati sekaligus membuka acara. Ia menyebut apprentice electrician sebagai bukti kepedulian perusahaan terhadap peningkatan SDM lokal.

Para lulusan bersyukur atas kesempatan yang mereka dapatkan. Ketrampilan yang mereka dapatkan menjadi modal sekaligus senjata saat melamar pekerjaan. Proses pendidikan dan pelatihan juga menanamkan percaya diri dengan kemampuan yang telah didapat. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

77 Keluarga Korban Kebakaran Batu Ampar Segera Dapat Hunian Baru

Next Story

Aldryansyah Soroti Efisiensi dan Pengawasan Ketat sebagai Kunci Pembangunan Kutai Timur