dr. Novel Paembonan: Lahan Tidur Kutai Timur Bisa Jadi Kunci Ketahanan Pangan

by
13 November 2025
658 views

Kutai Timur, Kaltimpoint.com – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan, menekankan pentingnya pemanfaatan lahan produktif di daerahnya sebagai upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Kutai Timur memiliki potensi besar yang selama ini belum dimaksimalkan karena masih banyak lahan tidur yang belum digarap secara optimal.

“Jadi kan ini ada hubungannya dengan bagaimana program pemerintah melalui Presiden adalah tentang ketahanan pangan,” ujar dr. Novel saat ditemui di Gedung DPRD Kutai Timur, belum lama ini.

Ia menjelaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mengelola sumber daya alam yang dimiliki untuk memastikan ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional. Kutai Timur, kata dr. Novel, memiliki lahan yang luas dan subur, namun sebagian besar masih tidak dimanfaatkan.

“Mau tidak mau, suka tidak suka, hari ini Kutim punya banyak lahan tidur,” tegasnya.

Menurut dr. Novel, potensi tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pangan daerah, sekaligus mendukung program nasional ketahanan pangan. Dengan luas wilayah yang besar dan sumber daya pertanian yang melimpah, Kutai Timur tidak seharusnya hanya mengandalkan sektor pertambangan. Pengembangan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi langkah strategis dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan.

Ia menambahkan, untuk membuka lahan tidur dan memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan kebijakan yang konkret dari pemerintah daerah bersama DPRD. Salah satu langkah yang disarankan adalah melibatkan masyarakat lokal dan kelompok tani dalam pengelolaan lahan produktif. Dengan begitu, bukan hanya ketahanan pangan yang terbantu, tetapi kesejahteraan masyarakat Kutai Timur juga meningkat.

“Kalau kita serius memanfaatkan potensi lahan yang ada, bukan hanya ketahanan pangan nasional yang terbantu, tapi kesejahteraan masyarakat Kutim juga meningkat,” pungkasnya.

Selain itu, dr. Novel mengingatkan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mendukung keberhasilan program ini. Pemanfaatan lahan tidur juga dapat menjadi solusi untuk menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat ekonomi lokal. Menurutnya, dengan pengelolaan yang tepat, Kutai Timur berpeluang menjadi salah satu lumbung pangan di Kalimantan Timur, sekaligus memberi kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan nasional.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Dorong Ketahanan Pangan, Akbar Tanjung Minta Pertanian Jadi Prioritas Pembangunan Kutim

Next Story

Bupati Kutai Timur Resmikan Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta