
Kutai Timur, Kaltimpoint.com — Legislator Kutai Timur, Shabaruddin, menegaskan pentingnya keberlanjutan program beasiswa bagi santri dan penghafal Al-Qur’an. Menurutnya, dukungan pendidikan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Kutim dalam memajukan generasi muda yang religius, cerdas, dan berdaya saing.
“Beasiswa yang habis-habisan, santri kita, anak-anak kita yang sekolah hafal Qur’an itu mereka disupport dengan beasiswa,” ujar Shabaruddin dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Komisi D DPRD Kutai Timur.
Shabaruddin menjelaskan, beasiswa ini diberikan kepada siswa yang menempuh pendidikan formal maupun pendidikan pesantren, baik di dalam maupun luar Kutim. Ia menekankan, program ini tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga memperkuat karakter religius generasi muda Kutim.
Program beasiswa bagi penghafal Al-Qur’an ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia. Shabaruddin berharap, lebih banyak santri dan pelajar dapat merasakan manfaat program ini sehingga mereka termotivasi untuk terus belajar dan menghafal Al-Qur’an.
“Kita ingin memastikan semua anak yang berprestasi dalam bidang keagamaan mendapatkan perhatian yang setara, baik dari segi beasiswa maupun fasilitas pendidikan,” kata Shabaruddin.
Ia juga menekankan pentingnya program ini berkelanjutan agar generasi muda Kutim tetap memiliki akses pendidikan yang baik dan dukungan moral serta finansial untuk berkembang di berbagai bidang.
Ia juga menekankan, program ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berprestasi, dan memiliki karakter religius. Dengan adanya bantuan fisik dan finansial, diharapkan semakin banyak santri yang termotivasi untuk meraih prestasi akademik dan keagamaan.
“Ini langkah baik, apalagi Kutim punya banyak anak yang bersekolah di pesantren. Semoga semua bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” kata Shabaruddin.
Program bantuan perlengkapan sekolah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan perhatian menyeluruh terhadap pendidikan, tidak hanya terbatas pada bantuan beasiswa, tetapi juga fasilitas yang menunjang keberhasilan belajar santri dan penghafal Al-Qur’an. (Adv)