LONG MESANGAT – Desa Sumber Agung, Kecamatan Long Mesangat, resmi memiliki pemimpin baru. Pelantikan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Riduansyah berlangsung meriah di halaman kantor desa, menjadi simbol awal sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat untuk membangun daerah.
Acara pelantikan yang digelar beberapa hari lalu diwarnai pertunjukan tarian tradisional dari anak-anak SDN 007 Long Mesangat dan Desa Sumber Sari. Tarian ini menjadi simbol semangat kebersamaan, sekaligus penghormatan kepada tamu yang hadir, termasuk Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, jajaran Forkopimcam Long Mesangat, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan lainnya.
Camat Long Mesangat, Rapichin, menyampaikan bahwa Riduansyah akan menjalankan masa jabatan hingga Februari 2031. Ia juga memberikan apresiasi kepada penjabat kepala desa sebelumnya atas dedikasinya dalam menjaga stabilitas dan perkembangan desa. “Desa Sumber Agung tetap aman, kondusif, dan terus berkembang. Bapak Riduansyah telah banyak berkontribusi membantu pemerintahan desa. Semoga di bawah kepemimpinannya, desa ini semakin maju,” ujar Rapichin.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya menjalankan administrasi, tetapi juga membangun kepercayaan serta sinergi dengan masyarakat. “Selamat bertugas kepada Bapak Riduansyah. Bekerjalah bersama aparatur desa, BPD, RT, tokoh masyarakat, dan tokoh adat. Bersama mereka, pembangunan desa akan berjalan lebih efektif,” pesan Ardiansyah.
Selain itu, Bupati mengharapkan kepemimpinan baru ini membawa keberkahan dan kemajuan bagi warga Desa Sumber Agung. “Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dalam setiap langkah kita, dan desa ini menjadi semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.
Pelantikan Kepala Desa PAW Sumber Agung menjadi momentum bukan sekadar seremonial, tetapi juga penegasan komitmen seluruh elemen desa untuk bersinergi membangun Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Riduansyah diharapkan dapat menjadi pemimpin yang menguatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong program pembangunan desa secara berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/KP)