Lamin Datun Kembali Hidup, Wujud Pelestarian Budaya di Muara Ancalong

by
14 November 2025
581 views

MUARA ANCALONG — Suara tawa anak-anak dan denting palu tukang kayu kembali mengisi halaman Lamin Datun, rumah adat yang menjadi saksi sejarah panjang masyarakat Kelinjau Ilir. Setelah bertahun-tahun menanti, rumah adat ini resmi difungsikan kembali pasca-rehabilitasi, menjadi simbol hidupnya budaya lokal di era modern.

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman hadir secara langsung dalam peresmian Lamin Datun dengan prosesi pemotongan pita, menandai dimulainya pemanfaatan kembali rumah adat yang berdiri sejak 1901 ini. “Ini bukan sekadar bangunan, tetapi ruang hidup budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan,” ujar Bupati. Ia berharap Lamin Datun dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat sekaligus ikon kebudayaan Muara Ancalong.

Proses renovasi Lamin Datun dilakukan secara kolaboratif. Tiang penyangga dan ukiran dikerjakan oleh pengrajin dari enam desa di Kecamatan Muara Ancalong, yakni Long Tesak, Long Lees, Mekar Baru, Rantau Sentosa, Long Pejeng, dan Gemar Baru. Setiap ukiran memuat makna tersendiri, mencerminkan nilai persatuan, gotong royong, dan identitas masyarakat setempat. Pendekatan gotong royong ini tidak hanya menghidupkan kembali rumah adat, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.

Selain menjadi pusat kegiatan adat dan musyawarah, Lamin Datun kini didorong sebagai destinasi wisata budaya. Penataan yang lebih representatif membuat rumah adat ini layak dikunjungi generasi muda dan wisatawan, sekaligus menjadi sarana edukasi tentang sejarah dan nilai-nilai lokal.

Kehadiran Pemkab Kutim melalui Bupati Ardiansyah menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya. Upaya ini dianggap penting untuk menjaga jati diri masyarakat, sekaligus memperkuat identitas lokal di tengah arus modernisasi yang kian deras. Lamin Datun kini bukan hanya bangunan tua yang direnovasi, tetapi simbol nyata kelestarian budaya dan semangat kebersamaan masyarakat Muara Ancalong. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Dishub Kutim Desak Perusahaan Tertibkan Operasional Angkutan Karyawan

Next Story

Jalan Antar Desa di Muara Ancalong Jadi Fokus Utama Pembangunan Kutim