Pelabuhan Kenyamukan Mendadak Jadi Destinasi Rekreasi, Ini Pesan Wabup Kutim

by
8 November 2025
518 views

Kaltim Point, Kutim – Area Pelabuhan Kenyamukan, yang semula direncanakan sebagai pelabuhan besar dan pusat utama distribusi ekonomi daerah, kini tanpa sengaja telah bertransformasi menjadi salah satu lokasi rekreasi yang paling diminati oleh warga Kutai Timur (Kutim).

Di tengah periode jeda proyek konstruksi—yang disebabkan oleh penyesuaian alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025—kawasan pelabuhan tersebut tidak dibiarkan terbengkalai.

Sebaliknya, masyarakat memanfaatkannya sebagai ruang publik alternatif untuk bersantai, menyalurkan hobi memancing, hingga berburu foto lanskap laut yang menawan.

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, memastikan bahwa pemanfaatan area ini diizinkan, selama kegiatan masyarakat tidak membahayakan diri sendiri dan tidak menyebabkan kerusakan pada area konstruksi.

“Selama belum difungsikan sebagai pelabuhan dan aktivitas masyarakat masih aman, silakan dimanfaatkan, tidak masalah,” ujarnya pada hari Sabtu (8/11/25).

Faktor pendukung utama popularitas kawasan ini adalah infrastruktur dasar yang telah tersedia dan menunjang kenyamanan pengunjung. Jalan akses menuju pelabuhan sudah mulus, memiliki jalur lebar, dan dilengkapi penerangan yang memadai hingga mencapai titik dermaga.

Tidak mengherankan jika lokasi ini menjadi sangat ramai mulai dari sore hari hingga malam, menarik kunjungan dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga hingga kelompok anak muda.

Mahyunadi mengakui bahwa situasi ini menjadi fenomena menarik di tengah tahapan proses pembangunan fasilitas pelabuhan yang sedang berjalan.

“Yang penting, masyarakat tetap menjaga kebersihan dan keamanan, ketika nanti pelabuhan aktif, tentu akan ada aturan baru untuk keselamatan pelayaran,” tambahnya, mengingatkan akan pentingnya tanggung jawab komunal.

Bagian paling diminati dan paling ramai dari area ini terletak di ujung dermaga. Di sana, para pengunjung dapat menikmati panorama laut lepas, melakukan kegiatan memancing, dan mengabadikan momen matahari terbenam yang spektakuler.

Suasana yang sejuk, hembusan angin laut yang segar, dan suara ombak yang menenangkan menjadikan Kenyamukan terasa seperti sebuah “taman laut” terbuka dan gratis bagi warga Kutim.

Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim menegaskan bahwa fungsi rekreasi area ini hanya bersifat sementara.

Ketika proses pembangunan dilanjutkan dan pelabuhan secara resmi memulai operasinya, akses publik dipastikan akan dibatasi secara ketat demi menjamin kelancaran aktivitas transportasi laut dan logistik yang vital.

Sambil menanti penyelesaian fasilitas penting lainnya—seperti gedung pelayanan, gudang logistik, dan jaringan air bersih—kawasan Kenyamukan tetap menjadi ruang rekreasi publik yang paling digemari dan gratis bagi warga.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan Pelabuhan Kenyamukan saat ini tidak hanya melambangkan harapan besar bagi pertumbuhan ekonomi di masa depan, tetapi juga berfungsi sebagai ruang kebersamaan yang menciptakan pengalaman sosial unik yang jarang ditemukan di pusat kota.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kutim Kian Ramah Investor: Darsafani Paparkan Strategi Meningkatkan Daya Saing Daerah

Next Story

Pemerataan Infrastruktur Terus Dikebut, 13 Desa Siap Teraliri Listrik

Don't Miss