SANGATTA – Jogging, yang dikenal sebagai olahraga lari yang mudah dilakukan, kini semakin digemari banyak orang dan telah menjelma menjadi bagian dari gaya hidup modern. Selain memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, perkembangan perlengkapan dan fasilitas membuat jogging menjadi lebih dari sekadar aktivitas fisik semata.
Salah satu penggiat jogging di Sangatta, Munir Perdana, yang akrab disapa Bang Munir, telah menekuni hobi ini sejak tahun 2021. Menurutnya, berlari sejatinya merupakan aktivitas paling purba yang dilakukan manusia untuk bertahan hidup dan mencari makanan. Meski begitu, tidak semua orang memahami teknik berlari yang baik dan benar.
“Olahraga lari mengalami perkembangan pesat, terutama pasca pandemi COVID-19. Awalnya, jogging hanya dilakukan demi kesehatan, tetapi kini telah bergeser menjadi tren, bahkan menjadi ajang prestasi bagi mereka yang mengikuti lomba,” ujar Munir, Rabu (12/02/25).
Munir juga menjelaskan bahwa tren lari semakin berkembang di berbagai kota besar, termasuk di Sangatta, yang memiliki komunitas seperti Sangatta Play-on dan Indo Runner Sangatta. Bahkan, telah terbentuk Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) untuk menyatukan para pecinta olahraga ini.
Sebagai bagian dari gaya hidup modern, jogging kini didukung dengan berbagai perlengkapan yang menunjang kenyamanan dan performa. Mulai dari sepatu lari khusus, pakaian yang lebih ergonomis, hingga jam tangan pintar (smartwatch) yang dapat memantau detak jantung dan berbagai informasi kesehatan lainnya.
“Dulu, orang bisa berlari dengan sepatu apa saja. Tapi sekarang, teknologi yang dikembangkan produsen sepatu benar-benar memberikan kenyamanan dan performa lebih baik bagi pelari,” tambah Munir.
Namun, Munir menegaskan bahwa pemilihan perlengkapan tetap bergantung pada kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu. Meskipun beberapa perlengkapan berlari memiliki harga yang cukup mahal, penggunaannya dapat memberikan manfaat lebih bagi para pelari dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan pengalaman berlari mereka. (*)