Pagi Bersejarah di Monas: Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi Siap Mengemban Amanah

by
20 Februari 2025
124 views
Foto: Prokopim Kutim

JAKARTA – Matahari baru menyingsing ketika Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi, didampingi istri serta Ketua DPRD Kutim, Jimmi, melangkah ke pelataran Monumen Nasional (Monas). Mengenakan pakaian dinas putih-putih, mereka bergabung dengan ratusan kepala daerah lainnya, bersiap menjalani momen penting dalam karier mereka: pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur.

Ruang udara di Monas pagi itu dipenuhi antusiasme. Para kepala daerah berdiri tegap, siap memasuki babak baru dalam pengabdian mereka. Tak lama, mereka berbaris menuju Istana Negara, tempat sumpah jabatan akan diambil di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

“Insyaallah, hari ini kami siap dilantik. Semoga semuanya berjalan lancar,” ujar Ardiansyah singkat.

Tak hanya seremonial, prosesi ini menandai awal tugas berat mereka sebagai pemimpin daerah. Di pundak mereka, harapan masyarakat kini bertumpu.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati, serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota, akan resmi mengemban amanah rakyat setelah mengucapkan sumpah jabatan.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto dalam siaran pers, menjelaskan bahwa seluruh kepala daerah memulai prosesi dari Monas sebelum berjalan menuju Istana Negara.

“Seluruh kepala daerah dan wakilnya nanti akan bergerak dari Monas ke Istana Negara,” ujarnya.

Prosesi ini bukan hanya sekadar seremonial. Sejak beberapa hari sebelumnya, para kepala daerah telah menjalani gladi kotor dan gladi bersih untuk memastikan kelancaran pelantikan. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga ketertiban dan kekhidmatan acara bersejarah tersebut.

Di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik para kepala daerah dan menyampaikan amanat penting.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, mengatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menandai babak baru dalam tata kelol pemerintahan daerah di Indonesia.

“Presiden Prabowo juga dijadwalkan menyampaikan amanat kepada para kepala daerah yang baru dilantik,” ungkapnya.

Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan kesatuan dalam pemerintahan daerah. Dengan pelantikan serentak ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah semakin erat. Langkah ini juga menjadi bukti nyata dari upaya pemerintah dalam menyelaraskan visi pembangunan nasional dengan kebutuhan daerah.

Bagi Ardiansyah Sulaiman dan Mahyunadi, serta ratusan kepala daerah lainnya, pelantikan ini bukan hanya sebuah seremoni, tetapi awal dari perjalanan panjang dalam mengemban tugas dan tanggung jawab untuk membawa perubahan bagi masyarakat. Kini, harapan masyarakat ada di pundak mereka, dan tugas besar telah menanti di depan mata. (*/red)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Manda Cerita Soal Pilihan Karier dan Pandangannya terhadap Menikah di Usia Muda

Next Story

Bupati dan Wakil Bupati Kutim Dilantik, Sangatta Dibanjiri Karangan Bunga