Mubes UKM Olahraga Stiper Kutai Timur: Wujudkan Pemimpin Baru dan Program Inovatif

by
19 Maret 2025
58 views

Sangatta  – Musyawarah Besar (Mubes) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Kutai Timur berlangsung sukses pada Rabu, 15 Januari 2025, di Gedung Agroteknologi. Acara ini dihadiri oleh seluruh Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan UKM se-lingkup Stiper Kutai Timur, dengan agenda utama memilih pemimpin baru dan merumuskan program strategis untuk pengembangan olahraga mahasiswa.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan sekaligus Pembina UKM Olahraga, Imanuddin, menekankan komitmen untuk membenahi UKM demi mendukung prestasi mahasiswa. Dalam sambutannya, ia menuturkan, “Kita akan membenahi UKM dari dasar, termasuk melengkapi kebutuhan setiap cabang olahraga (cabor). Mahasiswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga harus mengambil peran di berbagai bidang.”

Ketua Panitia, Jery Nur Rahmad, menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara tersebut. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk menentukan pemimpin yang layak dan mampu membawa perubahan,” ujarnya.

Menteri PSDM Stiper Kutai Timur, Bung Deo, turut memberikan penekanan penting dalam arah kepemimpinan ke depan. “Utamakan ketua terpilih yang dapat menawarkan inovasi baru bagi mahasiswa. Kami berharap program kerja ke depan lebih bermanfaat dan melibatkan seluruh elemen mahasiswa,” katanya.

Puncak acara ditandai dengan terpilihnya Marchelindo sebagai Ketua UKM Olahraga yang baru. Dalam sambutan perdananya, ia menyampaikan tekad untuk membawa perubahan positif. “Saya optimis akan membenahi UKM Olahraga, melibatkan semua pihak, dan meningkatkan prestasi mahasiswa di bidang olahraga,” ungkapnya.

Mubes ini diharapkan menjadi awal baru dalam pengembangan olahraga di Stiper Kutai Timur. Dukungan penuh terhadap minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga menjadi komitmen bersama yang akan diwujudkan melalui program kerja konkret. (*)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Nasib PPPK Kutai Timur di Ujung Penantian: Sistem Diblokir, SK Tertunda

Next Story

Pemerintah Kutai Timur Cari Solusi untuk 714 Tenaga Pendidik yang Belum Terima Insentif