APBD-P Kutai Timur 2025 Tembus Rp 9,475 Triliun, DPRD Soroti Tantangan Penyerapan

by
6 November 2025
607 views

Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025 senilai Rp 9,475 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan dari rancangan awal meski telah melalui proses efisiensi, dengan program-program prioritas yang secara umum tidak mengalami perubahan signifikan.

Anggota DPRD Kutai Timur, Yan, menyatakan, “Di dalam APBD 2025 ini, memang tidak terlalu banyak berubahlah terkait program awal, walaupun kita sempat efisiensi di awal, tetapi kan ini saya lihat di perubahan anggaran APBD perubahan itu naik lagi menjadi 9,475 triliun.” Ia menambahkan, “Saya kira apa yang sudah di programkan oleh pemerintah itu tetap berjalan dengan baik.”

Namun, di balik nilai anggaran yang membesar, legislator Partai Gerakan Indonesia Raya itu menyuarakan kekhawatiran mendalam mengenai efektivitas penyerapan dana. Kekhawatiran ini muncul mempertimbangkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya di mana realisasi anggaran seringkali tidak optimal, padahal tahun anggaran 2025 menyisakan efektif dua bulan saja.

Pak Yan mengungkapkan ketidakpastiannya, “Dan yang saya lihat mungkin nanti, kita tidak tahu karena ini masih belum berjalan, di tahun penyerapannya, karena ini sudah akhir tahun, sudah sekian bulan, apakah ini maksimal atau tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya kita memang tidak terlalu maksimal dalam penyerapan.”

Lebih lanjut, legislator asal Daerah Pemilihan Empat itu menekankan bahwa dampak dari lambatnya penyerapan anggaran akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Program-program pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan berisiko tertunda atau bahkan tidak sampai kepada penerima manfaat jika eksekusi anggaran tidak lancar.

“Ketika anggaran tidak terserap dengan maksimal, tentu saja ini akan berpengaruh kepada kesejahteraan masyarakat, di mana seharusnya masyarakat menikmati program-program pemerintah yang berjalan, tapi tidak terserap kan tertunda, nah itu yang barangkali kita khawatirkan lagi di tahun ini,” tegasnya.

Menyikapi waktu pelaksanaan yang semakin sempit, DPRD Kutai Timur berharap penuh kepada pemerintah daerah untuk menjaga komitmennya. Yan menutup dengan harapan, “Kita berharap terhadap pemerintah tetap berkomitmen untuk melaksanakan dengan konsisten, program-program yang sudah di tuangkan di anggaran APBD.” (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Keterbatasan Personel, Satpol PP Kutim Terapkan Sistem Outsourcing

Next Story

APBD 2025 Dinilai Belum Maksimal Sentuh Kebutuhan Medis di Daerah Terpencil

Don't Miss