Disdikbud Kutim Gelar Pelatihan Deep Learning bagi Guru PAUD

by
4 November 2025
43 views

SANGATTA – Kualitas pendidikan generasi muda Kutai Timur (Kutim) menjadi komitmen kuat dari pemerintah daerah, tidak terkecuali Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satu langkah konkretnya adalah dengan mendorong perubahan paradigma pendidikan usia dini ke pendekatan deep learning. Pendekatan ini merupakan metode yang menekankan kesadaran, pemahaman, dan kegembiraan dalam belajar.

Untuk menerapkan pendekatan tersebut, diadakan pelatihan intensif bagi 54 pendidik dan pengembang kurikulum PAUD di Kutim. Pelatihan ini digelar Pemerintah Kabupaten Kutim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dengan menggandeng Lembaga Pendidikan dan Pelatihan EL Rahmah Samarinda serta Bidang Pendidikan Nonformal (PNF).

Bunda PAUD Kutim, Ny. Hj. Siti Robiah, ketika membuka pelatihan mengingatkan pentingnya pembaruan kompetensi yang selaras dengan arah kebijakan pendidikan nasional.
“Setiap lima tahun, terjadi perubahan dalam kebijakan dan program pendidikan. Tim pengembang kurikulum, penilik, dan pengembang karakter harus terus meng-upgrade diri agar program pusat bisa segera diimplementasikan di daerah dan diteruskan ke para pendidik di wilayah masing-masing,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kutim Mulyono menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip kurikulum PAUD berbasis deep learning. Ia berharap, metode deep learning tidak sekadar menjadi pendekatan teknis, tapi tumbuh menjadi budaya berpikir para pendidik dalam membentuk karakter anak secara menyeluruh sejak dini.

Narasumber utama dari Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbudristek RI, Rizki Maysura, mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme peserta. Menurutnya, pelatihan ini adalah pondasi penting untuk menciptakan sistem pembelajaran yang benar-benar menyentuh dimensi tumbuh kembang anak.

“Saya melihat antusiasme peserta luar biasa. Ini modal besar untuk menghadirkan transformasi pendidikan yang lebih bermakna di tingkat daerah. Deep learning bukan hanya soal teori, tapi bagaimana kita menciptakan pengalaman belajar yang benar-benar menyentuh tumbuh kembang anak,” jelas Rizki.

Disdikbud Kutim berkomitmen menjadikan pelatihan ini sebagai awal dari rangkaian penguatan kapasitas guru PAUD. Program lanjutan berupa pendampingan dan pelatihan berkelanjutan akan terus digulirkan sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kutim. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Perempuan Kutim Didorong Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Keluarga

Next Story

Program Manunggal Air Bersih: Solusi Nyata bagi Warga Teluk Pandan