Perempuan Kutim Didorong Jadi Motor Kemandirian Ekonomi Keluarga

by
4 November 2025
39 views

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong perempuan di wilayahnya untuk menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi keluarga. Potensi kemandirian ekonomi keluarga tersebut dapat digali melalui ide-ide usaha kreatif yang dilakukan para perempuan. Dengan demikian, pemberdayaan perempuan dapat dimulai dari rumah, melalui langkah kecil yang berdampak besar.

Dalam membantu para perempuan, ibu rumah tangga mengenali potensi usaha tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutim menggelar kegiatan bertema “Ide dan Model Usaha bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan Perangkat Daerah se-Kutim” di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. “Perempuan bukan hanya pengurus rumah tangga, tetapi juga pendorong utama ekonomi keluarga,” ujar Pembina DWP Kutim, Ny. Masriati Mahyunadi, yang hadir membuka seminar.

Kepala DPPPA Kutim Idham Cholid menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk intervensi sosial dalam menekan ketimpangan ekonomi.
“Peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan berdampak langsung terhadap penurunan angka ketimpangan atau Gini Ratio. Jika perempuan produktif dan mandiri secara ekonomi, maka distribusi pendapatan dalam rumah tangga maupun masyarakat akan lebih merata,” tegasnya. Idham juga mengharapkan selepas kegiatan ini, para peserta mampu menciptakan usaha produktif, sekecil apa pun.

Flora Irawati dari Komunitas Tangan di Atas (TDA) sebagai narasumber mengajak peserta untuk tidak menunggu sempurna dalam memulai usaha. “Mulailah dengan apa yang ada di rumah. Konsistensi dan keberanian adalah kunci. Usaha kecil bisa tumbuh besar bila dijalani dengan komitmen,” ungkapnya penuh keyakinan.

Sementara itu, Ketua DWP Kutim Lisnawarty menekankan penguatan ekonomi perempuan yang berangkat dari aspek ketahanan pangan keluarga. “Jangan hanya fokus pada usaha komersial, tapi juga kelola sumber daya di rumah. Membuat kebun, memanfaatkan pekarangan, hingga mengolah makanan sehat sendiri adalah bagian dari kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Seminar berlangsung dinamis. Peserta yang mendapatkan berbagai materi berharap dapat mempraktikkannya dalam kehidupan keluarga maupun usaha. Mereka percaya bahwa perempuan bisa menjadi pilar penting dalam menunjang ekonomi dan memperkuat ketahanan keluarga. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Mahyunadi Hadiri HLM TPID dan TP2DD, Dorong Sinergi Pembangunan Daerah

Next Story

Disdikbud Kutim Gelar Pelatihan Deep Learning bagi Guru PAUD