SANDARAN– Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kutim Siti Robiah meresmikan pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan Masyarakat Minum Susu (Gerimis) di Desa Manubar dan Desa Manubar Dalam. Peresmian ini menjadi rangkaian diresmikannya layanan listrik 24 jam di kedua desa tersebut.
Peresmian Germas dan Gerimis ditandai dengan minum susu dan makan buah bersama sebagai simbol nyata gerakan hidup sehat yang kini mulai digalakkan di seluruh pelosok Kutim. Selain itu, juga dilakukan pemberian bantuan nutrisi tinggi kalori kepada sejumlah warga dan penyerahan kelambu antimalaria sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Sementara itu, untuk Ketua RT Desa Manubar Dalam diadakan penyerahan simbolis motor dinas.
Sebelumnya, Bupati Ardiansyah meresmikan dan menandatangani prasasti Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang terletak di Desa Manubar Dalam. PLTD inilah yang nantinya akan memberikan pasokan listrik 24 jam penuh untuk kedua desa tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Dinas Kesehatan Kutim, pihak PLN UP3 Bontang, dan unsur Forkopimcam Kecamatan Sandaran.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja keras semua pihak yang telah mewujudkan listrik 24 jam di dua desa tersebut.
“Setelah Desa Manubar dan Manubar Dalam, kita harapkan ada enam desa lagi yang segera menyusul menikmati listrik 24 jam. Pelan tapi pasti, penerangan akan menjangkau seluruh masyarakat Kutim,” ujarnya.
Kunjungan kerja Bupati Ardiansyah dan Ketua TP PKK Siti Robiah menjadi simbol komitmen pemerataan pembangunan Kutim. Meski berada di ujung timur Kutim, mereka tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten (ADV/ProkopimKutim/KP)