PLTD Manubar Dalam Bukti Pemerataan Energi di Kutim

by
9 November 2025
531 views

SANGATTA – Acara dimulai dengan pemotongan pita oleh Bupati Kutim sebagai tanda diresmikannya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Desa Manubar Dalam. Suasana semakin khidmat saat bupati menandatangani prasasti peresmian, disusul dengan menekan tombol sirene yang disambut sorak gembira warga saat lampu-lampu di sekitar lokasi menyala terang.

Peresmian yang berlangsung meriah di halaman Kantor Camat Sandaran, Desa Manubar Dalam, dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, bersama Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah. Turut hadir Plt. Camat Sandaran Mulyadi, Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih, jajaran Dinas Kesehatan Kutim, serta tokoh masyarakat setempat.

Peresmian dilakukan setelah percobaan layanan tersebut selama dua bulan dinilai sudah memadai dan masyarakat menikmati penerangan tanpa henti sepanjang hari. Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih menjelaskan bahwa peningkatan layanan listrik di Manubar dan Manubar Dalam merupakan bagian dari upaya PLN mendukung pemerataan energi di seluruh Kutim.

Dalam sambutan peresmian, Bupati Ardiansyah mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mewujudkan impian masyarakat Sandaran untuk menikmati listrik penuh waktu.
“Alhamdulillah, akhirnya warga Manubar dan Manubar Dalam kini dapat menikmati listrik selama 24 jam. Ini adalah hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan dukungan masyarakat. Setelah dua desa ini, akan ada enam desa lagi yang segera menyusul,” ujar bupati.

Bupati juga meminta masyarakat untuk turut menjaga jaringan listrik supaya tetap berfungsi optimal dan bermanfaat untuk kegiatan produktif. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan hingga ke pelosok.

Sementara itu, Plt. Camat Sandaran Mulyadi mengungkapkan rasa bangganya atas hadirnya layanan ini. Meskipun berada di ujung Kutim, Sandaran tetap diperhatikan oleh pemerintah.
“Ini bukti bahwa dengan kerja sama lintas sektor, hasil nyata bisa dirasakan. Dulu PLTD hanya beroperasi dari jam 6 sore sampai jam 12 malam, lalu meningkat hingga jam 6 pagi. Dan kini, alhamdulillah sudah 24 jam penuh,” tuturnya. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Pemkab dan Baznas Kutim Ringankan Beban Korban Kebakaran di Wanasari

Next Story

Bupati Ardiansyah Resmikan Germas, Gerimis, dan Listrik 24 Jam di Sandaran