Pemkab Kutim Komitmen Pemerataan Listrik hingga Desa Terpencil

by
9 November 2025
515 views

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tidak henti membangun daerah secara merata. Baru-baru ini Bupati Kutim Ardiansyah menyampaikan bahwa 13 desa di wilayahnya akan segera teraliri listrik. Bupati menyampaikan hal tersebut berkaca dari suksesnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Desa Manubar, Kecamatan Sandaran.

Rencana pengaliran listrik ke 13 desa ini telah dimatangkan melalui koordinasi intensif dengan pihak terkait, yaitu UP3K Bontang dan UP2K Kaltim. Program ini merupakan bagian dari upaya besar Pemkab untuk meningkatkan cakupan elektrifikasi yang saat ini diklaim mencapai 82 persen secara keseluruhan di Kutim.

Pernyataan yang disampaikan Bupati Ardiansyah menepis kekhawatiran jika pembangunan akan tersendat akibat adanya penyempitan fiskal, dikarenakan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Walaupun kami menghadapi pemangkasan APBD akibat dipotongnya Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat, 50 program prioritas kami tegaskan tetap berjalan,” ujar Bupati Ardiansyah dalam pidato di Paripurna DPRD beberapa waktu lalu.

Pemkab Kutim, menurutnya, terus menekan belanja yang tidak efisien dan memaksimalkan sumber pembiayaan lain seperti APBN dan CSR, untuk memastikan program vital ini tetap terlaksana. Dengan demikian, program yang mempunyai manfaat langsung untuk masyarakat tidak terganggu.

Pemerataan layanan listrik di 13 desa tersebut sejalan dengan komitmen Bupati yang disampaikan dalam pidato Paripurna HUT ke-26 Kutim, yakni melanjutkan pembangunan solar cell komunal dan energi terbarukan di desa-desa terpencil.

Kehadiran listrik ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di kawasan pedesaan. Listrik yang memadai juga diharapkan mendukung perkembangan sumber daya manusia, yang akan menunjang masa depan Kutim. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Sandaran Soroti Bahaya TBC

Next Story

Festival Pemuda Kreatif 2025 Kutim Ditutup Meriah.