dr. Novel Paembonan Minta Pemerintah Tinjau Kesiapan WTP Sungai Mahakam

by
14 November 2025
617 views

 

Kutai Timur, Kaltimpoint.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, dr. Novel Paembonan, mengingatkan pemerintah daerah untuk meninjau kesiapan operasional Water Treatment Plant (WTP) yang dibangun di Sungai Mahakam, Kecamatan Sangatta Utara. Ia menekankan bahwa proyek ini sangat penting bagi ribuan warga yang selama ini masih menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.

“Saya melihat pembangunan fisik WTP sudah cukup baik, tapi saya belum mendapatkan laporan resmi apakah fasilitas ini sudah bisa memproduksi air bersih secara maksimal,” kata dr. Novel.

Ia menambahkan, kehadiran WTP bukan sekadar simbol pembangunan, melainkan harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. “Yang ingin saya pastikan, apakah WTP ini sudah mampu mengalirkan air bersih ke masyarakat? Karena kalau belum, kita harus tahu kendalanya di mana,” lanjutnya.

dr. Novel menekankan bahwa setiap warga berhak mendapat akses air bersih, dan WTP yang sudah dibangun tidak boleh sia-sia. “Kalau WTP sudah siap dan ada warga yang belum menerima layanan, tentu itu menjadi catatan penting bagi pemerintah. Kita harus pastikan tidak ada lagi masyarakat yang kekurangan air bersih,” tegasnya.

Menurut dr. Novel, koordinasi antara pemerintah daerah, PDAM, dan DPRD harus berjalan dengan baik agar distribusi air bersih tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan fisik WTP tidak cukup jika distribusi airnya tidak sampai ke rumah-rumah.

“Kita ingin memastikan masyarakat di Sangatta Utara tidak hanya melihat pembangunan dari jauh, tapi benar-benar merasakan manfaatnya. Jangan sampai fasilitas besar sudah berdiri, tapi warga masih harus membeli air atau mengandalkan sumur dangkal,” jelasnya.

Ia juga mendorong pemerintah untuk melakukan monitoring berkala agar kualitas air tetap terjaga dan distribusi berjalan lancar. “Pemerintah harus aktif melakukan pengawasan, memastikan WTP beroperasi maksimal, dan tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari,” tutup dr. Novel.

Dengan pernyataan ini, dr. Novel menegaskan komitmen DPRD Kutai Timur dalam mengawal proyek strategis yang langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat, terutama terkait kebutuhan dasar seperti air bersih. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Ketua Komisi C DPRD Kutim Dorong OPD Maksimalkan Serapan Anggaran, Hindari Terulangnya Silpa

Next Story

Legislator PKS Kutim Yakin APBD 2025 Terserap Maksimal, Nilai 9,8 Triliun Dinilai Realistis