Jalan Antar Desa di Muara Ancalong Jadi Fokus Utama Pembangunan Kutim

by
14 November 2025
565 views

MUARA ANCALONG – Aksesibilitas di wilayah pedesaan kembali menjadi sorotan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa peningkatan jalan antar desa di Kecamatan Muara Ancalong menjadi prioritas utama untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan mendorong aktivitas masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat peresmian Balai Desa Kelinjau Ilir beberapa hari lalu. Menurut Bupati, infrastruktur yang baik tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga menjadi tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi desa. Salah satu fokus utama Pemkab Kutim adalah memperbaiki jalur dari Kelinjau Hulu hingga Desa Senyiur.

“Pemerintah Kutim terus berkomitmen membangun infrastruktur di seluruh wilayah, terutama di Muara Ancalong. Jalur dari Kelinjau Hulu ke Senyiur akan kami tingkatkan agar perjalanan warga lebih cepat dan aman,” ujar Ardiansyah. Ia menambahkan, instruksi telah diberikan kepada camat serta pihak perusahaan sekitar wilayah untuk turut berkontribusi dalam perbaikan jalan, khususnya pada titik-titik rawan banjir.

Bupati menekankan bahwa pembangunan jalan bukan semata fisik, tetapi juga upaya membuka akses layanan dan mempermudah aktivitas ekonomi serta sosial masyarakat. Dengan jalur yang memadai, distribusi barang dan mobilitas penduduk akan lebih lancar, mendukung kesejahteraan warga di pedesaan.

Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al Rasyid, menyambut positif perhatian Pemkab Kutim. Menurutnya, peningkatan jalur antar desa akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah warga dalam beraktivitas maupun mengangkut hasil pertanian. “Jika jalur ini selesai, perjalanan menuju Senyiur akan jauh lebih singkat dan aman. Ini tentu sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Peresmian Balai Desa Kelinjau Ilir menjadi simbol komitmen Pemkab Kutim dalam membangun desa dari pinggiran. Sejalan dengan visi Kutim Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing, penguatan infrastruktur pedesaan diharapkan mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat perekonomian lokal. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Lamin Datun Kembali Hidup, Wujud Pelestarian Budaya di Muara Ancalong

Next Story

Dishub Kutim Tegaskan: Sangatta Belum Macet, tapi Hambatan Lalu Lintas Meningkat