Dishub Kutim Tegaskan: Sangatta Belum Macet, tapi Hambatan Lalu Lintas Meningkat

by
14 November 2025
530 views

Kaltim Point, Kutim – Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur (Dishub Kutim) menegaskan bahwa kondisi lalu lintas di Sangatta belum masuk kategori macet, namun tingkat hambatan pada sejumlah ruas jalan mengalami peningkatan signifikan. Peningkatan ini terutama terlihat pada jam masuk sekolah dan jam pulang kerja.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Kutim (Kasi Lantas), Zulkarnain, menjelaskan bahwa hambatan terjadi akibat meningkatnya aktivitas pada jalur jalan pendidikan serta lalu lintas angkutan karyawan perusahaan tambang. Kondisi tersebut membuat beberapa titik rawan mengalami perlambatan.

“Sangatta belum bisa dikatakan macet, tetapi hambatan meningkat terutama pada pagi dan sore. Ini harus segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kemacetan,” ujar Zulkarnain, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, salah satu titik paling terdampak adalah Jalan Pendidikan karena dalam satu kawasan terdapat taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Arus kendaraan menjadi sangat padat pada rentang waktu yang hampir bersamaan.

Dishub Kutim menilai bahwa perilaku pengguna jalan yang kurang tertib juga turut memperberat situasi.

Banyak pengendara berhenti sembarangan untuk menurunkan anak, sementara di sisi lain bus karyawan juga melintasi jalur yang sama.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Dishub Kutim menempatkan petugas pada titik rawan hambatan setiap pagi dan sore. Namun, keterbatasan ruang jalan membuat solusi jangka panjang menjadi lebih kompleks.

“Petugas kami tempatkan pada titik yang paling strategis untuk mengurai hambatan. Namun, masyarakat juga harus ikut disiplin agar arus tetap lancar,” jelas Zulkarnain.

Dishub Kutim berharap kolaborasi antara sekolah, perusahaan, dan masyarakat dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih baik, sehingga peningkatan hambatan tidak berkembang menjadi masalah besar. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Jalan Antar Desa di Muara Ancalong Jadi Fokus Utama Pembangunan Kutim

Next Story

DPPKB Kutim Perkuat Program GENTING untuk Mendukung Penanganan Keluarga Berisiko Stunting

Don't Miss