Kaltim Point, Kutai Timur – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong pemerataan investasi hingga ke tingkat kecamatan, yang dilakukan untuk memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di kota, tetapi merata hingga wilayah pedesaan yang memiliki potensi besar.
Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani, menjelaskan bahwa pemerataan investasi membutuhkan strategi pelayanan yang ramah daerah.
“Kami ingin masyarakat di kecamatan merasakan langsung manfaat kemudahan layanan perizinan dan dukungan investasi,” ujar Darsafani, Jumat (7/11/2025).
Penguatan layanan investasi ini dilakukan melalui perluasan titik konsultasi, penyederhanaan prosedur, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan.
Selain itu, DPMPTSP Kutim juga menyiapkan sistem informasi berbasis digital agar proses administrasi dapat diakses kapan saja.
Darsafani menilai bahwa dukungan pelayanan yang mendekat ke wilayah menjadi kunci percepatan investasi.
“Kami memastikan kecamatan bukan hanya tempat usaha bertumbuh, tetapi menjadi bagian penting dari ekosistem investasi Kutim,” ungkapnya
Ia berharap masyarakat di wilayah pedesaan semakin berani mengembangkan usaha lokal serta dengan kemudahan akses perizinan, peluang ekonomi diyakini akan tumbuh lebih merata dan berkelanjutan
DPMPTSP Kutim menegaskan bahwa pemerataan investasi menjadi fokus utama menuju 2026, Pemerintah daerah optimistis kebijakan ini dapat memperkuat ekonomi lokal sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih inklusif bagi seluruh kecamatan. (ADV)