Aspirasi Pendidikan Kayan Dijawab, Ardiansyah: Kuliah di STIPER Gratis

by
11 Agustus 2026
1 min read

KOMBENG — Permintaan agar anak-anak muda Dayak Kayan mendapat akses lebih luas ke perguruan tinggi mendapat jawaban dari Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Dalam Festival Ufah 2026 di Desa Miau Baru, Kecamatan Kongbeng, Ardiansyah menyebut warga dapat memanfaatkan pendidikan gratis di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutim.

Peluang tersebut disampaikan setelah Ketua Umum Persekutuan Dayak Kayan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Tan Irang, menyampaikan aspirasi pendidikan dalam forum budaya tersebut.

Tan Irang menilai peningkatan kapasitas generasi muda menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat Kayan. Ia meminta pemerintah daerah membuka kesempatan bagi putra-putri Kayan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan, baik jenjang diploma maupun S1.

Menurutnya, pendidikan dapat menjadi bekal bagi generasi penerus agar mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah. Ia juga mengajak masyarakat Kayan mempertahankan persatuan dan semangat kekeluargaan di tengah keberagaman Kutim.

Ardiansyah merespons aspirasi itu dengan menawarkan akses pendidikan di STIPER Kutim. Untuk memastikan informasi tersebut, ia langsung berkomunikasi dengan pihak kampus terkait penerimaan mahasiswa baru.

Hasil komunikasi itu menunjukkan pendaftaran masih tersedia. Ardiansyah pun mengajak pemuda Miau Baru segera memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Kalau mau kuliah di STIPER, kuliahnya gratis,” kata Ardiansyah.

Ia menilai pilihan studi pertanian relevan dengan kondisi Kongbeng dan sekitarnya yang dikenal memiliki potensi sektor pertanian. Pendidikan di bidang tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas anak muda sekaligus mendukung pengembangan potensi lokal.

Bupati menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan Kutim. Karena itu, akses pendidikan bagi masyarakat harus terus diperluas.

Respons tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut pemerintah daerah atas aspirasi masyarakat Kayan yang disampaikan melalui Festival Ufah 2026. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Mahyunadi Soroti THM dan Penginapan dalam Upaya Tekan HIV/AIDS di Kutim

Next Story

Tak Andalkan Senioritas, Kutim Siapkan Sistem Talenta untuk ASN