Bankaltimtara Biayai Petani Pisang Kaliorang, Kutim Perkuat Ekonomi Kerakyatan

by
20 Agustus 2026
1 min read

SAMARINDA – Petani pisang di Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur (Kutim), mulai mendapat akses pembiayaan dari Bankaltimtara. Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan perbankan daerah terhadap penguatan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan yang didorong Pemerintah Kabupaten Kutim.

Pemimpin Cabang Bankaltimtara Sangatta, Mardiansyah, mengatakan pembiayaan bagi petani tersebut saat ini telah berjalan. Menurutnya, manfaat program mulai dirasakan masyarakat yang menjadi penerima pembiayaan.

“Untuk program terdekat yang sedang berjalan sekarang, kami bekerja sama dengan petani di Kaliorang untuk pembiayaan terkait petani pisang,” kata Mardiansyah.

Ia memastikan Bankaltimtara akan terus membuka ruang pembiayaan bagi pelaku ekonomi lokal, termasuk pekebun, petani, dan UMKM. Komitmen itu sejalan dengan dorongan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman agar sektor nonmigas dan nonbatu bara mendapat porsi lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Ardiansyah menyampaikan aspirasi tersebut saat menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Lainnya Kedua PT BPD Kaltim Kaltara Tahun Buku 2026 di Samarinda.

Ia menilai perkembangan UMKM dan industri kreatif di Kutim membutuhkan dukungan modal dari sektor perbankan. Pembiayaan dinilai dapat menjaga momentum pertumbuhan pelaku usaha sekaligus memperkuat kontribusi sektor ekonomi masyarakat terhadap PDRB.

“Semaraknya UMKM, semaraknya industri kreatif, otomatis mereka pasti mendapatkan banyak suntikan atau bantuan perbankan,” ujarnya.

Bagi Pemkab Kutim, penguatan akses pembiayaan tidak hanya menyasar usaha berskala kecil. Program tersebut diharapkan menjadi bagian dari strategi memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan dukungan perbankan, pemerintah optimistis sektor pertanian, UMKM, dan industri kreatif dapat berkembang lebih kuat. Langkah ini sekaligus diarahkan untuk membangun ekonomi Kutim yang lebih beragam dan tidak bertumpu pada komoditas migas serta batu bara. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Pemkab Kutim Tekankan Beasiswa sebagai Modal Cetak Generasi Berdaya Saing

Next Story

Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Desa, Kutim Raih Penghargaan Nasional 2026