Dari Panggung HAN Kutim, Milfian Sampaikan Pesan Kesetaraan Lewat Lagu “Ayah”

by
25 Juli 2026
1 min read

SANGATTA – Panggung peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi ruang bagi siswa penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menyampaikan pesan tentang kesetaraan. Pesan itu hadir melalui penampilan Milfian Abid Fikri, siswa tunanetra SLBN Kutim.

Milfian tampil dalam rangkaian kegiatan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim di Ruang Akasia, GSG Bukit Pelangi, Sabtu (25/7/2026). Ia membawakan lagu “Ayah” milik Seventeen dengan vokal penuh penghayatan.

Penampilannya mendapat perhatian dari para peserta. Sejumlah tamu undangan terlihat terharu, termasuk Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Bunda PAUD Siti Robiah, jajaran Forkopimda, serta Ketua Umum LPAI Pusat Seto Mulyadi.

Bagi pemerintah daerah, momen tersebut menjadi pengingat bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk membatasi kesempatan anak dalam mengembangkan bakat. Setiap anak perlu memperoleh dukungan, perlindungan, dan ruang berekspresi yang setara.

Ardiansyah mengatakan anak-anak, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama untuk tumbuh dan mengejar cita-cita.

“Penampilan anakku Milfian hari ini menggugah rasa kasih sayang kita semua untuk terus hadir menjadi benteng perlindungan dan pendukung utama mimpi-mimpi mereka,” ujar Ardiansyah.

Pesan itu sejalan dengan tema HAN ke-42, “Sekolah Seru Mimpiku Melaju #AmandiSekolah”, serta slogan “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Dalam kegiatan tersebut, pendidikan inklusif dan fasilitas ramah anak disabilitas turut menjadi perhatian. Aspirasi serupa juga disuarakan Forum Anak Kutim sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh anak mendapat kesempatan berkembang tanpa diskriminasi. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kak Seto di HAN Kutim: Rumah dan Sekolah Harus Jadi Tempat yang Dirindukan Anak

Next Story

Kak Seto Soroti Ketahanan Mental Anak, Kutim Perkuat Peran Keluarga