SANGATTA — Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan strategi promosi digital untuk memperluas gaung destinasi wisata daerah. Kepala Dispar Kutim Mahriadi mengatakan penguatan branding menjadi bagian penting dari upaya membawa pariwisata Kutim lebih dikenal, termasuk melalui titik promosi strategis di luar daerah.
Salah satu gagasan yang disiapkan ialah menjalin komunikasi dengan pihak Bandara Samarinda. Dispar Kutim ingin menempatkan logo serta materi promosi Karst Mangkalihat atau Geopark Kutim pada media visual seperti videotron di area bandara.
“Kami ingin pariwisata Kutai Timur bisa lebih dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Mahriadi.
Menurutnya, promosi tidak cukup dilakukan secara konvensional. Digital branding akan diperkuat melalui kerja sama formal dengan media sehingga informasi mengenai destinasi, agenda budaya, dan potensi wisata Kutim dapat dipublikasikan secara lebih masif.
Namun, strategi promosi tersebut akan berjalan beriringan dengan pembenahan dari sisi internal. Mahriadi menyebut konsolidasi kelembagaan dan penataan tata kelola sebagai langkah pertama yang harus dilakukan. Setelah itu, pihaknya akan menyusun pemetaan destinasi wisata prioritas.
Penguatan kualitas sumber daya manusia juga masuk dalam agenda. Dispar akan memberikan pelatihan dasar kepada SDM pariwisata dan Pokdarwis agar pengelolaan destinasi dapat semakin profesional.
Mahriadi turut menyoroti fasilitas dasar yang menunjang pengalaman wisatawan. Sanitasi dan akses air bersih akan menjadi bagian yang dibenahi sejak awal.
Untuk memperkuat ekosistem pariwisata, Dispar Kutim akan menggandeng sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas PU, serta Dinas Lingkungan Hidup. Keterbatasan anggaran akan diantisipasi dengan mengoptimalkan peluang kerja sama melalui CSR perusahaan.
Sementara itu, festival Lom Plai dan kegiatan wisata di Pantai Sekerat tetap dipertahankan serta didorong peningkatan kualitasnya.
Mahriadi menargetkan evaluasi program dilakukan selama 100 hari pertama kepemimpinannya. Ia juga mengajak masyarakat menikmati destinasi lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pariwisata Kutim. (ADV/ProkopimKutim/KP)