Kutim Perkuat Sinergi Hilirisasi untuk Dongkrak Ekonomi Non-Batu Bara

by
2 Agustus 2026
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyusun langkah terpadu guna mempercepat hilirisasi komoditas unggulan dan memperluas pasar ekspor. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nonbatu bara sekaligus menciptakan nilai tambah bagi produk lokal.

Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Kerja Teknis Hilirisasi Potensi Komoditi dan Peluang Pasar Ekspor Tahun 2026 yang diikuti sekitar 75 peserta dari unsur pemerintah, pelaku usaha, BUMDes, dan Ekspor Center Balikpapan. Pertemuan berlangsung secara tatap muka dan virtual di Kantor Bupati Kutim.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Seskab Kutim Noviari Noor mengatakan, Kutim memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri yang masih dapat dikembangkan melalui proses hilirisasi. Menurutnya, pengolahan komoditas menjadi produk jadi akan meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas.

Selain penguatan industri, pemerintah juga mendorong integrasi data melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas). Basis data tersebut dinilai penting untuk memetakan kapasitas produksi, lokasi industri, hingga kebutuhan pengembangan investasi.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltim Heni Purwaningsih menambahkan, penyusunan program 2027 akan diarahkan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan rumah produksi pakan ternak berbasis bahan baku lokal serta optimalisasi potensi komoditas seperti amplang, kakao, pisang, gula aren, nanas, dan hasil perikanan.

Melalui dukungan pendampingan Ekspor Center, pelaku usaha diharapkan lebih mudah menjangkau pasar luar negeri. Pemerintah optimistis kolaborasi tersebut akan memperkuat hilirisasi, meningkatkan ekspor daerah, serta mendorong kenaikan Pendapatan Asli Daerah dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

KPC Tanam 25 Bibit Endemik di SMAN 2 Sangatta Utara, Dorong Sekolah Peduli Lingkungan

Next Story

Ekonomi Non-Batu Bara Menguat, Kutim Percepat Hilirisasi Komoditas Lokal