SANGATTA – Kesibukan sebagai polisi tidak menghalangi Bripda Gabriel Simorangkir untuk berprestasi dalam bidang olahraga. Anggota Banit Sat Intelkam Polres Kutai Timur (Kutim) ini sukses meraih dua medali di ajang Kapolri Cup VI Taekwondo 2025, yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah. Bripda Gabriel meraih emas di kategori Kyourigi (tarung) Festival U-68 kilogram serta medali perunggu dalam kategori Poomsae (seni) Individual Putra.
Capaian tersebut mempertegas kiprahnya sebagai atlet taekwondo Kutim yang konsisten berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. “Saya sangat bersyukur. Hasil ini berkat latihan intensif yang kami jalani selama tiga minggu di Balikpapan. Latihan dua kali sehari, seminggu pertama kami fokus fisik, dan dua minggu sisanya konsentrasi pada teknik,” ujar Gabriel kepada wartawan.
Dedikasinya pada olahraga taekwondo dimulai sejak masih duduk di bangku SMP. Berawal dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah, ketekunan dan dorongan sang pelatih mendorongnya terjun ke medan pertandingan. Sejak saat itu, jalan panjang sebagai atlet pun terbuka.
Hingga kini Bripda Gabriel telah mengoleksi 20 medali dari berbagai kejuaraan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Beberapa pencapaian pentingnya antara lain juara 1 Poomsae Individual Putra di ajang Kapolda Jogja Cup 2023, kemudian juara 2 Poomsae Individual Putra pada Kapolri Cup Jakarta 2024. Sementara untuk prestasi di luar negeri dicapai pada Asian Open Police Taekwondo Championship 2024 di Vietnam. Di sana Bripda Gabriel mendapatkan tiga medali emas, masing-masing pada kelas Poomsae Individual, Poomsae Pair (Pasangan), dan Poomsae Tim Putra.
Raihan Bripda Gabriel membanggakan daerah dan institusi kepolisian, khususnya Polres Kutim. Menurutnya, prestasinya tersebut tidak terlepas dari para atasannya yang telah mendukung kariernya, baik sebagai personel polisi maupun atlet nasional.
“Terima kasih untuk Bapak Kapolri, Kapolda Kalimantan Timur, dan Kapolres Kutai Timur yang telah memberikan dukungan penuh,” kata dia. (ADV/ProkopimKutim/KP)