Meriahkan HPN 2025, SEBUMI Persembahkan Tribute untuk Joko Pinurbo di Swarga Bara

by
8 September 2025
65 views

Sangatta – Dalam rangka memperingati Hari Puisi Nasional 2025, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Budaya Mahasiswa Indonesia (SEBUMI) dari STAI Sangatta menyelenggarakan sebuah agenda sastra penuh makna dengan menghadirkan sosok legendaris Joko Pinurbo sebagai tokoh yang ditributkan dalam acara. Bertempat di Town Hall Swarga Bara, Sangatta Utara, kegiatan ini sukses menyedot antusiasme publik, khususnya kalangan muda dan komunitas sastra lokal.

Mengusung tema “Selamat Menunaikan Ibadah Puisi”, yang menjadi ciri khas almarhum Joko Pinurbo, acara ini menghadirkan nuansa kontemplatif yang menyentuh sekaligus membebaskan. Parade puisi, dialog sastra, musikalisasi puisi, hingga pameran buku dan tari tradisional menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WITA.

Ketua SEBUMI, Cindy Tri Kusuma Alam, dalam sambutannya menekankan pentingnya merawat semangat berpuisi di tengah gempuran zaman yang serba instan. “Puisi adalah cermin batin, tempat kita menaruh kegelisahan, cinta, juga keberanian. Melalui momentum ini, kami ingin membangun ruang yang membuat anak muda Kutim berani menyuarakan isi hatinya lewat puisi,” ujarnya, Sabtu 26 Mei 2025

Karya-karya Joko Pinurbo menjadi benang merah perayaan kali ini. Dalam sesi refleksi, perwakilan dari Dewan Kesenian Daerah dan pendiri SEBUMI menyampaikan bagaimana puisi memiliki kekuatan menyembuhkan, membangkitkan empati, serta membuka ruang dialog batin yang sering kali terabaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ini terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya Yayasan Swarga Bara (YSB)Forum Literasi Kutim Akar PakisDewan Kesenian Kutai TimurPersatuan Wartawan Indonesia (PWI)Radio Gema Wana Prima, dan komunitas literasi serta seni lokal lainnya.

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah peluncuran buku “Asuhan Dewata”, sebuah antologi terbaru dari Forum Penulis Kutai Timur (FPKT). Ketua FPKT, Ani Purwati, menyampaikan harapannya agar buku ini menjadi warna baru dalam perkembangan dunia sastra Kutim. “Kami persembahkan buku ini sebagai bagian dari perayaan Hari Puisi Nasional, semoga menjadi pemantik semangat menulis di kalangan muda,” ucapnya.

Tak hanya menjadi perayaan sastra, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan silaturahmi antar pelaku budaya, akademisi, dan komunitas kreatif. Dalam suasana hangat dan penuh inspirasi, peringatan Hari Puisi Nasional 2025 di Sangatta kembali mengukuhkan bahwa sastra bukan sekadar seni, tapi cara untuk memahami dan menyelami kehidupan dengan lebih dalam.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

TMMD ke-125 di Kutim Rampung, Semua Sasaran Selesai 100 Persen

Next Story

TMMD ke-125 Kutim, Wujudkan Impian Rahman Miliki Rumah Layak Huni

Don't Miss