SANGKULIRANG – Konsep pembangunan beradab menjadi salah satu poin penting yang disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sangkulirang.
Dalam forum yang dihadiri 15 Kepala Desa tersebut, pembangunan diharapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menempatkan manusia sebagai pusat dari seluruh proses pembangunan.
Dalam penyampaiannya, Faizal Rachman menegaskan bahwa pembangunan sejati harus menyentuh aspek kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan.
“Pembangunan tidak boleh hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata. Pembangunan harus menempatkan manusia sebagai pusatnya, menjunjung nilai kemanusiaan, keadilan, kebersamaan, dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan harus mampu menghadirkan kemajuan tanpa meninggalkan kelompok rentan, seperti lansia, generasi muda, perempuan, penyandang disabilitas, serta masyarakat kurang mampu.
Selain itu, pembangunan ekonomi, menurutnya, harus berjalan selaras dengan etika, budaya, dan kearifan lokal. Kemajuan desa diharapkan tetap menjaga nilai gotong royong serta keharmonisan sosial masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Faizal Rachman juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan dalam Rakernas I terkait pentingnya menjaga Pertiwi, lahan pangan, dan sumber mata air sebagai sumber kehidupan masyarakat.
“Pertiwi, lahan pangan, dan sumber mata air adalah sumber kehidupan. Karena itu pembangunan harus tetap dilakukan dengan menjaga kelestarian lingkungan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh kepala desa untuk tidak abai terhadap potensi risiko bencana di wilayah masing-masing. Setiap desa diminta menyusun mitigasi bencana secara matang, mulai dari pemetaan potensi bencana hingga rencana aksi saat bencana terjadi.
“Saya meminta seluruh kepala desa membuat mitigasi bencana di desanya masing-masing. Petakan risiko bencana terbesar, lalu susun langkah apa yang harus dilakukan jika bencana itu datang, agar kita bisa meminimalkan risiko dan mencegah timbulnya korban,” pungkasnya.
Melalui Musrenbang tersebut, diharapkan desa-desa di Kecamatan Sangkulirang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.