MUARA ANCALONG – Suasana alun-alun Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, sempat ramai oleh ratusan warga berpakaian rapi. Mereka datang untuk mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Perkebunan Sawit Rukmana Sari Tahun Buku 2024, bukti nyata denyut ekonomi rakyat yang hidup di Kutai Timur.
Kehadiran 1.149 anggota dari total 1.956 anggota koperasi cukup memenuhi kuorum, memastikan forum RAT berjalan sah sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga. Acara dibuka oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman didampingi Hj Siti Robiah. Hadir pula Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim Teguh Budi Santoso, Camat Muara Ancalong, Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan pengurus koperasi.
Dalam pidatonya, Bupati Ardiansyah menekankan RAT bukan hanya kegiatan administratif, tetapi ruang partisipasi warga dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal. Ia menyoroti peran koperasi dalam memperkuat ketahanan ekonomi desa, khususnya sektor kelapa sawit, serta menjanjikan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, akses modal, dan penguatan hukum.
Teguh Budi Santoso menyebut Rukmana Sari sebagai koperasi nyata yang menginspirasi desa lain. Koperasi ini tercatat sebagai salah satu dari 58 koperasi terbaik Kutim berdasarkan profesionalisme pengelolaan, keterbukaan, dan aktivitas nyata bagi anggota. “Kehadiran anggota dalam RAT adalah bukti kepercayaan dan semangat kolektif,” ungkap Teguh.
RAT juga menjadi ajang pemilihan ketua baru. Darli yang terpilih untuk periode 2025-2030 menyatakan komitmen pada prinsip transparansi, keberlanjutan, dan pengembangan hilir. Koperasi berencana mengolah hasil sawit menjadi produk bernilai tambah serta menjajaki pasar digital untuk memperluas jaringan kemitraan dan meningkatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) bagi anggota.
Acara ini menegaskan bahwa koperasi bukan konsep lama, tetapi alat perjuangan ekonomi rakyat yang relevan di era modern. Rukmana Sari menjadi simbol bagaimana koperasi di desa bisa tumbuh bersama waktu, menjadi jangkar pembangunan sekaligus rumah bersama bagi masyarakat Kutim. (ADV/ProkopimKutim/KP)