UMKM Pesisir Kutim Didorong Go Digital

by
3 November 2025
35 views

SANGKULIRANG – Menghadapi kuartal terakhir tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pesisir untuk bertransformasi dari pasar tradisional ke pasar digital. Melalui program “Go Digital” diharapkan produk-produk khas pesisir seperti jajanan tradisional, kerajinan tangan bernuansa bahari, dan cenderamata lokal mampu menembus pasar regional maupun nasional.

Ketika mengunjungi sejumlah UMKM di kawasan pesisir, bupati menekankan dua hal krusial bagi kemajuan UMKM: kualitas kemasan dan adaptasi teknologi. Kemasan menjadi cara membuat produk memiliki brand, sementara teknologi menjadi media pemasaran baru, di mana penjual dan pembeli tidak lagi bertemu langsung di tingkat lokal, melainkan dapat bertransaksi antarwilayah yang jauh.

“Saya mendorong para pelaku UMKM untuk memperhatikan kemasan produk agar lebih menarik dan profesional. Selain itu, manfaatkan teknologi dan media digital untuk memperluas jangkauan pasar,” pesan Ardiansyah.

Ardiansyah menyampaikan apresiasi dan mendorong semangat masyarakat pesisir, termasuk di Pulau Miang, Sangkulirang, dalam mengembangkan produk lokal. Hal tersebut menjadi salah satu fondasi dalam menciptakan kemandirian ekonomi yang harus didukung bersama. Pemerintah daerah menjanjikan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas UMKM agar berkembang secara mandiri dan berdaya saing.

Potensi Pulau Miang yang berhasil diberdayakan diharapkan menjadi contoh dan dapat direplikasi di kawasan lain, sehingga memperkuat kemandirian dan ekonomi lokal. Selain lapangan kerja yang tercipta, produk dan keterampilan yang dihasilkan juga dapat memperkaya khazanah wisata yang ada. Produk seperti cenderamata sering kali menjadi hal yang dibeli oleh para turis, sehingga menjadi pengingat kunjungan mereka.

(ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Mahyunadi Tanam Ulin di Arboretum IMM

Next Story

RTH Mandu Dalam: Komitmen Desa terhadap Lingkungan Lestari