Pernah Masuk 100 Smart Cities Nasional, Kutim Mantap Lanjutkan Transformasi Digital

by
12 November 2025
552 views

Kaltim Point, Kutim — Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tercatat sebagai salah satu daerah yang pernah masuk dalam daftar 100 Smart Cities Indonesia pada tahun 2018 dengan posisi ke-75. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan digitalisasi Kutim sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat fondasi transformasi digital.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Roni Bonar, mengatakan bahwa capaian itu menjadi bukti bahwa Kutim memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai daerah yang cerdas secara digital, dengan komitmen kuat dari semua pihak.

“Peringkat itu jadi catatan sejarah sekaligus motivasi bagi kami. Ke depan, kita ingin bukan hanya naik peringkat, tapi meningkatkan kualitas penerapan Smart City di semua bidang,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).

Sejak tahun 2018, berbagai kemajuan telah dicapai, terutama dalam pengembangan infrastruktur jaringan, integrasi data antarinstansi, dan digitalisasi layanan publik.

Upaya tersebut menjadi landasan penting bagi Kutim untuk bergerak menuju sistem pemerintahan yang efisien dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurut Roni, transformasi digital bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga perubahan pola kerja dan pola pikir aparatur pemerintah.

Dengan penerapan sistem yang terintegrasi, diharapkan pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

“Smart City bukan proyek jangka pendek, ini perubahan jangka panjang menuju daerah yang cerdas, efisien, dan inklusif,” tegasnya.

Ia menambahkan, fokus pemerintah saat ini adalah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat agar ekosistem digital Kutim semakin matang.

Kolaborasi menjadi kunci untuk memastikan bahwa pengembangan teknologi benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga, terutama di wilayah pedesaan.

Pemerintah Kutim juga terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan masyarakat. Langkah ini dianggap penting agar warga tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan berbasis digital.

Dengan fondasi yang telah terbentuk dan semangat kolaboratif yang terus digelorakan, Kutim mantap melangkah untuk melanjutkan transformasi digitalnya.

Harapannya, Smart City Kutim akan menjadi contoh nyata daerah yang tumbuh lebih modern, transparan, dan berdaya saing di era digital. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Plt Camat Sangatta Selatan Gagas Pusat Pelayanan Terpadu di Jalan Poros Sangatta–Bontang

Next Story

Plt Camat Sangatta Selatan Dorong Pengembangan Wisata Alam Lewat Kolaborasi Ekonomi Desa

Don't Miss