DPPKB Kutim Perkuat Program GENTING untuk Mendukung Penanganan Keluarga Berisiko Stunting

by
14 November 2025
500 views

Kaltim Point, Kutai Timur – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat pelaksanaan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GENTING) sebagai salah satu upaya strategis dalam mendukung penanganan Keluarga Berisiko Stunting (KRS).

Program ini dikembangkan tanpa dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan melalui kolaborasi sukarela lintas sektor.

Kepala DPPKB Kutim, Ahmad Junaedi, menjelaskan bahwa GENTING menjadi instrumen penting dalam mempercepat intervensi kebutuhan dasar keluarga berisiko.

“Program GENTING memungkinkan kita membantu keluarga berisiko stunting tanpa menunggu proses anggaran. Intervensinya bisa dilakukan langsung dan cepat,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, bentuk bantuan orang tua asuh tidak hanya berfokus pada pemenuhan makanan tambahan, tetapi lebih diarahkan pada penyelesaian persoalan hulu yang selama ini menjadi penyebab risiko stunting.

Intervensi mencakup pembangunan jamban, pemasangan sambungan air bersih, peningkatan sanitasi, hingga perbaikan ringan rumah.

Junaedi menekankan bahwa gerakan ini membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama pejabat daerah dan dunia usaha.

“Kami mengharapkan pejabat, perusahaan, dan masyarakat mampu mengambil peran sebagai orang tua asuh. Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat risiko dapat kita turunkan,” tambahnya.

Pemerintah daerah melalui DPPKB juga memetakan KRS berdasarkan data by name by address sehingga seluruh bentuk bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran.

Data ini diperbarui dua kali setahun dan menjadi dasar utama dalam menentukan bentuk dukungan yang paling dibutuhkan.

GENTING juga diarahkan untuk membantu intervensi yang tidak dapat dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain karena keterbatasan anggaran.

Kolaborasi dengan perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) pun terus diperkuat.

DPPKB Kutim memastikan bahwa publikasi mengenai program ini akan ditingkatkan melalui berbagai saluran informasi, termasuk pertemuan lintas OPD serta media edukasi internal seperti Podcast Bangga Kencana.

Hal ini dilakukan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai mekanisme dan manfaat GENTING.

Dengan semakin kuatnya pelaksanaan gerakan ini, pemerintah berharap risiko stunting dapat ditekan lebih efektif melalui penyelesaian faktor penyebab di tingkat keluarga. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Dishub Kutim Tegaskan: Sangatta Belum Macet, tapi Hambatan Lalu Lintas Meningkat

Next Story

Dishub Kutim Hadirkan ATCS, Pemantauan Lalu Lintas Siap Berbasis Digital

Don't Miss