Bangun Gudang Bulog, Petani Kutim Tak Lagi Bergantung ke Tengkulak

by
17 Juli 2026
1 min read

Kutai Timur – Pembangunan Gudang Bulog seluas 3 hektar di Kutai Timur diproyeksikan memperkuat sistem logistik pangan di Kutim sekaligus meningkatkan penyerapan hasil pertanian lokal. Ini merupakan bagian dari program nasional Bulog yang menargetkan pembangunan 100 infrastruktur pascapanen di berbagai daerah potensial. Seluruh biaya pembangunan ditanggung Bulog, sementara Pemerintah Kabupaten Kutim menyediakan lahan melalui mekanisme hibah.

Lahan seluas tiga hektare merupakan hibah dari pemerintah kabupaten kepada Perum Bulog untuk pembangunan gudang penyimpanan hasil pertanian di Sangatta Utara. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat penyerapan hasil panen sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

Persetujuan hibah tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna ke-XIX DPRD Kutim beberapa waktu lalu. Gudang akan dibangun di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara, yang dinilai strategis sebagai pusat distribusi hasil pertanian.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan keberadaan gudang Bulog akan menjadi solusi bagi petani saat memasuki musim panen raya. Selama ini, petani kerap menjual gabah dengan harga murah karena keterbatasan fasilitas penyimpanan.

“Dengan adanya gudang ini, petani tidak lagi tertekan saat panen melimpah. Harga bisa lebih stabil dan hasil jerih payah mereka tetap bernilai,” ujar Ardiansyah.

Menurutnya, kehadiran Bulog akan memperkuat posisi tawar petani karena hasil panen dapat diserap sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada tengkulak. Dengan demikian, fluktuasi harga gabah saat panen raya diharapkan dapat ditekan sehingga berkontribusi pada ketahanan pangan di wilayah Kutim. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Pemkab Kutim Genjot Pembangunan Jalan di Tengah Merosotnya APDB

Next Story

Genjot Serapan Gabah Petani Kutim, DPRD Setuju Hibah Lahan untuk Gudang Bulog