SANGATTA – Suasana penuh keceriaan mewarnai puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diselenggarakan Gabungan Taman Kanak-kanak Indonesia (GTKI) Kecamatan Sangatta Utara. Di balik berbagai aktivitas menyenangkan, terselip pesan kuat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas kekerasan bagi anak.
Kegiatan bertema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” tersebut dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Bunda PAUD Kutim Siti Robiah Ardiansyah, Kepala Disdikbud Mulyono, Camat Sangatta Utara Hasdiah, unsur TNI-Polri, PT KPC, para guru TK, serta ratusan orang tua.
Dalam sambutannya, Ardiansyah mengapresiasi penyelenggaraan HAN oleh GTKI Sangatta Utara. Menurutnya, perhatian terhadap anak merupakan investasi penting dalam mencetak generasi yang siap melanjutkan pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa orang tua dan tenaga pendidik perlu membangun pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang. Kekerasan verbal, termasuk membentak, sebaiknya dihindari karena dapat berdampak pada perkembangan mental anak.
“Anak-anak berhak memperoleh perlindungan, pendidikan, dan lingkungan yang mendukung agar tumbuh menjadi generasi unggul,” kata Ardiansyah.
Siti Robiah mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HAN sebagai pengingat untuk terus memenuhi hak-hak anak. Menurutnya, sinergi keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.
Hasdiah menambahkan bahwa perhatian terhadap anak sejak usia dini akan melahirkan generasi yang mampu membawa Kutai Timur semakin maju.
Kegiatan ditutup dengan senam bersama, gerakan minum susu, serta makan olahan ikan bergizi yang menghadirkan suasana hangat antara anak-anak, guru, dan para orang tua. (ADV/ProkopimKutim/KP)