SANGATTA – Sebanyak 25 bibit tanaman endemik lokal diserahkan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam kegiatan Green Olympic Goes To School di SMAN 2 Sangatta Utara. Penyerahan bibit menjadi salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap penguatan budaya penghijauan di lingkungan sekolah.
Bibit yang diberikan antara lain ulin, meranti merah, kapur, gaharu, kayu putih, dan nyamplung. Bantuan tersebut diterima secara simbolis Pelaksana Harian Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur Paeran bersama Kepala SMAN 2 Sangatta Utara Hasrul.
Green Olympic Goes To School digelar Departemen Health, Safety, Environment and Security (HSES) KPC dan diikuti ratusan siswa dari 18 SMA dan SMK di Sangatta Utara serta Sangatta Selatan.
General Manager HSES KPC Handi Suhadi mengatakan kolaborasi dengan sektor pendidikan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kepedulian lingkungan sejak usia muda.
Selain kegiatan penghijauan, peserta memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan pertambangan berkelanjutan. Fahmi Syaifudin memaparkan tahapan kegiatan pertambangan, mulai eksplorasi, mitigasi, pengelolaan top soil, proses penambangan hingga reklamasi dan revegetasi pascatambang.
Handi menjelaskan KPC juga menjalankan sejumlah program pengelolaan lingkungan, termasuk efisiensi energi, pengurangan emisi, reklamasi, serta revegetasi lahan pascatambang.
Paeran menyebut pendidikan lingkungan perlu diwujudkan melalui kegiatan konkret di sekolah. Ia berharap satuan pendidikan di Kutai Timur terus mengembangkan penghijauan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Hasrul menambahkan, materi Green Olympic sejalan dengan program sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan dan mendukung penguatan Sekolah Adiwiyata. (ADV/ProkopimKutim/KP)