Pelajar Mulai Dimanfaatkan Pengedar Narkoba di Kutim, Polisi Ingatkan Orang Tua

by
2 Agustus 2026
1 min read

SANGATTA — Jaringan peredaran narkotika di Kutai Timur (Kutim) mulai memanfaatkan anak usia sekolah untuk menjalankan transaksi. Polisi menyebut pelajar menjadi kelompok rentan karena dapat dibujuk dengan iming-iming uang dan dimanfaatkan untuk membantu aktivitas jaringan.

Fakta tersebut terungkap dalam pengungkapan Operasi Antik Mahakam 2026 yang digelar Satresnarkoba Polres Kutim. Dari operasi itu, polisi menangani 27 kasus dengan 35 tersangka, terdiri dari 33 laki-laki dan dua perempuan.

Wakapolres Kutim Kompol Ahmad Abdullah mengatakan keterlibatan anak dalam jaringan narkotika menjadi peringatan serius bagi keluarga dan sekolah. Menurutnya, pengedar memanfaatkan ketidakpahaman anak terhadap risiko hukum dan bahaya narkoba.

“Para pelaku memanfaatkan ketidakpahaman anak-anak dengan membujuk rayu serta iming-iming imbalan uang saku tambahan,” kata Ahmad saat konferensi pers di Aula Pelangi Mapolres Kutim.

Ia meminta orang tua lebih aktif mengawasi perubahan perilaku maupun pergaulan anak. Langkah pencegahan dinilai penting agar anak tidak semakin jauh terseret dalam jaringan peredaran narkotika.

Di sisi lain, kepolisian juga menemukan tersangka dari kalangan pekerja industri. Kasat Resnarkoba Polres Kutim Iptu Erwin Susanto menyebut sebagian tersangka merupakan karyawan perusahaan kelapa sawit dan pekerja pertambangan.

Polisi bahkan mengamankan seorang IRT yang sedang hamil dua bulan. Temuan tersebut menunjukkan penyalahgunaan narkotika telah menyentuh berbagai kelompok masyarakat.

Untuk menekan peredaran di lingkungan kerja, Polres Kutim mengimbau perusahaan pertambangan dan kelapa sawit memperkuat pengawasan internal. Perusahaan juga diminta rutin menggelar tes urine mandiri bagi pekerja sebagai langkah deteksi dini. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Tak Semua Pelaku Narkoba Dipenjara, Polres Kutim Buka Jalan Rehabilitasi bagi Korban

Next Story

KPC Tanam 25 Bibit Endemik di SMAN 2 Sangatta Utara, Dorong Sekolah Peduli Lingkungan