Ardiansyah: Tradisi Miau Baru Bukan Sekadar Warisan, tapi Fondasi Pembangunan

by
14 Agustus 2026
1 min read

KOMBENG — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Festival UFAH 2026 di Desa Miau Baru, Kecamatan Kombeng, yang digelar bersamaan dengan perayaan hari jadi desa ke-55.

Menurut Ardiansyah, kekayaan budaya masyarakat menjadi modal penting bagi Kutim yang dihuni beragam kelompok etnis. Tradisi lokal, kata dia, tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga berperan menjaga persatuan di tengah perubahan zaman.

“Budaya merupakan tolok ukur pertama dan bangunan pertama dalam kita mengukur pembangunan Kutai Timur,” ujar Ardiansyah saat menghadiri festival.

Festival UFAH 2026 berlangsung meriah dengan rangkaian prosesi adat dan pertunjukan seni khas Dayak Kayan. Alunan sape mengiringi kegiatan yang diikuti masyarakat dalam balutan pakaian adat. Tradisi pemberkatan bayi juga menjadi salah satu bagian penting dari perhelatan tersebut.

Kegiatan itu mempertemukan berbagai unsur masyarakat. Selain jajaran Forkopimda, hadir tokoh adat Dayak, perwakilan Simpekat Keroan, Remaong Koetai Berjaya, serta tokoh adat Jawa. Kehadiran mereka menunjukkan festival menjadi ruang perjumpaan lintas kelompok.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan konsistensi warga Miau Baru dalam menjaga identitas budaya patut dipertahankan. Ia berharap festival yang menjadi agenda tahunan pemerintah daerah tersebut terus berlangsung dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kepala Desa Miau Baru Luis Langet mengapresiasi dukungan panitia, peserta, dan donatur. Sementara itu, Camat Kombeng Petrus Ipung mengajak warga menjaga gotong royong dalam pembangunan desa.

Bagi Miau Baru, Festival UFAH bukan hanya perayaan tahunan. Tradisi tersebut menjadi cara masyarakat merawat identitas sekaligus meneguhkan kebersamaan di tengah modernisasi. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Mahyunadi Dorong Mahasiswa UT Jadi SDM Penggerak Pembangunan Kutim

Next Story

Sambut Kajati Baru, Ardiansyah Harap Kolaborasi dengan Kutim Makin Kuat