Mahyunadi Dorong Mahasiswa UT Jadi SDM Penggerak Pembangunan Kutim

by
14 Agustus 2026
1 min read

SANGATTA — Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi meminta mahasiswa Universitas Terbuka (UT) tidak sekadar mengejar gelar akademik. Ia mendorong para peserta memanfaatkan kesempatan kuliah untuk meningkatkan kompetensi dan kelak memberi kontribusi langsung terhadap pembangunan daerah.

Pesan itu disampaikan Mahyunadi saat menghadiri Layanan Pendukung Keterampilan Belajar Jarak Jauh UT di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. Kegiatan tersebut diikuti 266 peserta dari sekitar 382 calon mahasiswa UT yang telah mendaftar di wilayah Kutim.

Mahyunadi menyebut pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan. Menurutnya, proses pendidikan harus mampu membentuk karakter, memperluas wawasan, sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang dapat menjawab kebutuhan daerah.

“Karena itu, kami sangat mendukung berbagai upaya yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Kutai Timur untuk mengakses pendidikan tinggi,” kata Mahyunadi.

Ia menilai sistem perkuliahan jarak jauh memberikan alternatif bagi warga yang menghadapi keterbatasan waktu dan jarak. Pekerja, aparatur, serta generasi muda tetap dapat menjalani pendidikan sambil mempertahankan aktivitas masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Mahyunadi juga mengingatkan mahasiswa agar serius beradaptasi dengan pola pembelajaran mandiri. Penguasaan teknologi, kedisiplinan, dan kemampuan mengelola waktu menjadi bagian penting untuk menunjang keberhasilan studi.

“Terus belajar, tingkatkan kompetensi, dan jadilah sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Dosen UT Rahmatiyah yang hadir mewakili Direktur UT menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kutim. Ia menilai dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiswa UT di Kutim sangat kuat dibandingkan sejumlah daerah lain yang pernah dikunjungi.

Layanan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan masyarakat Kutim memperoleh pendidikan tinggi berkualitas. Peningkatan jumlah mahasiswa juga diharapkan berujung pada penguatan kapasitas SDM daerah dalam jangka panjang. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Pelaku Wisata Kutim Dilatih Bikin Konten Digital untuk Kenalkan Destinasi Daerah

Next Story

Ardiansyah: Tradisi Miau Baru Bukan Sekadar Warisan, tapi Fondasi Pembangunan