Pemkab Kutim Siapkan 8 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat

by
20 Juli 2026
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat dengan mematangkan lahan seluas delapan hektare di kawasan Simono, Sangatta Utara. Selain menuntaskan legalitas lahan, pemerintah daerah juga diminta menyiapkan infrastruktur dasar sebagai syarat utama sebelum proyek tersebut direalisasikan.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan pemerintah daerah telah berkomitmen mendukung penuh program prioritas pemerintah pusat tersebut. Saat ini, proses pematangan lahan dan penyelesaian administrasi kepemilikan menjadi fokus agar pembangunan dapat berjalan tanpa kendala.

“Kami siap. Lahannya sudah ada sekitar delapan hektare di Simono. Sekarang kita siapkan pematangan lahannya supaya bisa segera dibangun,” ujar Mahyunadi.

Ia menambahkan, kepastian status hukum lahan menjadi perhatian karena akan memberikan jaminan bagi kelancaran proses pembangunan hingga operasional sekolah di kemudian hari.

Kesiapan daerah itu mendapat respons positif dari tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR yang melakukan verifikasi lapangan. Berdasarkan hasil peninjauan, luas lahan dinilai telah memenuhi kebutuhan pembangunan kompleks Sekolah Rakyat.

Meski demikian, perwakilan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Ryan Randu Perdana Lubis, menegaskan masih ada sejumlah pekerjaan yang perlu segera diselesaikan.

“Kalau dari dimensinya sudah cukup dan sesuai. Yang perlu diprioritaskan sekarang adalah akses jalan, listrik, dan air bersih supaya sekolah ini nantinya dapat beroperasi dengan baik,” katanya.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai lembaga pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA atau SMK dengan pendekatan pembelajaran yang dipadukan dengan pembinaan karakter dalam lingkungan asrama.

Seluruh biaya pendidikan, termasuk fasilitas tempat tinggal siswa, akan ditanggung oleh Kementerian Sosial RI. Melalui program tersebut, pemerintah berharap hambatan ekonomi tidak lagi menjadi alasan bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak, sekaligus memperluas pemerataan akses pendidikan di berbagai daerah, termasuk Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Pemkab Kutim Percepat Penguatan Portal Satu Data

Next Story

Investasi SDM, Pemkab Kutim Berikan Beasiswa Kuliah