SANDARAN – Ketua TP PKK Kutai Timur (Kutim) Siti Robiah Ardiansyah meminta program “Dokter Bergerak” di Kecamatan Sandaran tidak berhenti sebagai kegiatan pelayanan medis sesaat. Ia mendorong keberadaan tim kesehatan di daerah pesisir itu sekaligus menjadi momentum memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Siti Robiah saat peluncuran pelayanan kesehatan bergerak untuk wilayah daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) di Desa Susuk Tengah. Program yang digagas Pemkab Kutim melalui Dinas Kesehatan itu ditujukan untuk menjangkau masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses layanan kesehatan.
Siti Robiah menilai upaya memperbaiki kondisi kesehatan membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah menyediakan pelayanan dan tenaga medis, sementara masyarakat perlu aktif memeriksakan kesehatan serta menerapkan pola hidup yang dapat mencegah munculnya penyakit.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat besar dan membawa efek positif sehingga kondisi kesehatan masyarakat Kutai Timur semakin baik,” ujarnya.
Ia secara khusus mengapresiasi RSUD Sangkulirang yang mengerahkan dokter spesialis untuk memberikan pelayanan di wilayah dengan kondisi geografis yang cukup menantang. Dukungan tersebut menjadi penting bagi warga Sandaran yang selama ini harus melakukan perjalanan jauh ketika membutuhkan layanan medis tertentu.
Di sisi lain, Siti Robiah meminta TP PKK kecamatan dan desa memperkuat penyuluhan kesehatan. Menurut dia, edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) perlu dilakukan secara rutin hingga tingkat rumah tangga.
“PKK memiliki peran penting dalam memberikan edukasi preventif agar penyakit tidak muncul,” katanya.
Dokter Bergerak merupakan salah satu dari 50 program unggulan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kutim. Pelaksanaannya melibatkan Dinkes, RSUD Sangkulirang, TNI-Polri, serta unsur kecamatan.
Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap pelayanan kesehatan semakin merata dan masyarakat di wilayah terpencil memiliki kesadaran lebih kuat untuk menjaga kesehatan secara mandiri. (ADV/ProkopimKutim/KP)