RKPD 2027 Kutim Fokus Jawab Enam Tantangan Daerah

by
22 Juli 2026
1 min read

SANGATTA – Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, hingga pengelolaan lingkungan menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam menyusun arah pembangunan tahun 2027. Prioritas tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang menghimpun 1.895 usulan pembangunan dari berbagai sektor.

Kepala Bappeda Kutim Januar Bayu Irawan mengatakan seluruh usulan akan diselaraskan dengan enam isu strategis agar program pemerintah memiliki sasaran yang jelas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Isu-isu ini menjadi dasar kita dalam menentukan prioritas, agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” kata Bayu.

Ia menjelaskan peningkatan kualitas SDM menjadi agenda utama untuk memperkuat daya saing masyarakat. Di saat yang sama, pemerintah juga terus mendorong penurunan angka kemiskinan melalui program yang lebih terarah dan berkesinambungan.

Selain aspek sosial, Pemkab Kutim menaruh perhatian pada pengembangan potensi ekonomi non-tambang guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik juga dinilai penting agar birokrasi semakin efektif dan responsif.

Di bidang infrastruktur, kebutuhan jalan, akses air bersih, dan konektivitas antarwilayah masih menjadi aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat. Pemerintah juga menegaskan pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kualitas lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

Menurut Bayu, setiap isu tersebut saling berkaitan sehingga membutuhkan pendekatan pembangunan yang terintegrasi.

“Perencanaan tidak bisa parsial. Semua harus saling mendukung agar hasilnya benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Kutim membuka ruang kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih adaptif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/KP)

 

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

‘Magic Land’ Kutim Jadi Tantangan Mahasiswa KKN STIPER

Next Story

Naik Pangkat Bukan Sekadar Penghargaan, 223 ASN Kutim Diminta Tingkatkan Kinerja