Budidaya Ikan di Lahan Bekas Tambang

by
2 November 2025
53 views

SANGATTA – Sebuah transformasi menarik tengah berlangsung di Desa Swarga Bara, Kutai Timur (Kutim). Lahan bekas tambang yang dahulu gersang, kini berubah menjadi kolam budidaya ikan bernama Telaga Biru. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Jimmi, hadir langsung menyaksikan panen ikan nila serta penebaran 13 ribu benih ikan nila dan lele, dalam kegiatan hasil kolaborasi antara TNI AL Sangatta dan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Menurut Jimmi, inisiatif ini adalah bukti bahwa reklamasi tambang bisa membawa manfaat nyata bagi ketahanan pangan dan lingkungan. “Kegiatan ini membuktikan bahwa bekas tambang bukan akhir dari kehidupan. Justru bisa menjadi awal dari harapan baru,” ujarnya usai mengikuti kegiatan.

Jimmi juga menekankan pentingnya sinergi antara sektor swasta, militer, dan pemerintah dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan. Ia mengapresiasi upaya para pihak dalam menghidupkan kembali lahan yang sebelumnya tak produktif.

Superintendent Conservation and Agribusiness Development KPC, Nugroho Dewanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program reklamasi berbasis ekonomi hijau. “Tujuan kami bukan hanya pemulihan lingkungan, tapi juga menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Sementara itu, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Fajar Yuswantoro menyatakan bahwa TNI AL ikut ambil bagian dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Kemandirian pangan adalah elemen penting dalam menjaga kedaulatan bangsa,” katanya.

Telaga Biru kini menjadi bukti nyata bahwa tanah pascatambang bisa diolah kembali menjadi sumber kehidupan. Dihadiri berbagai unsur Forkopimda, kegiatan ini menandai langkah nyata menuju Kutim yang lebih mandiri, hijau, dan sejahtera. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kutai Timur Bangun Jalan 17 Km di Pesisir

Next Story

Pemkab Kutim Perkuat Program Tamasya untuk Kesejahteraan Anak