BENGALON – Akses pendidikan di Desa Persiapan Sekurau Atas menjadi perhatian serius Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Ia mengajak perusahaan di sekitar wilayah tersebut untuk membantu anak-anak sekolah dasar yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman, salah satunya melalui penyediaan bus sekolah.
Ajakan ini disampaikan Bupati Ardiansyah saat menghadiri syukuran pascapanen padi gunung Varietas Mayas seluas 30 hektar. Ia menekankan bahwa peran perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR memiliki dampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan masa depan anak-anak. “Partisipasi perusahaan sangat berarti, terutama dalam menyediakan akses transportasi yang aman dan nyaman bagi siswa,” kata Bupati.
Menanggapi ajakan tersebut, Kepala Teknik Tambang PT Persada Inaka Kerta (PIK) Bengalon, Yohanes Didit atau Pak Yo, menegaskan kesiapannya mendukung inisiatif ini. Ia menilai pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat. “Kami berkomitmen menyediakan fasilitas transportasi sekolah sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” ujar Pak Yo.
PT PIK telah beroperasi di Kutai Timur sejak 2007, dengan satu PKP2B yang menghasilkan 1–2 juta ton batubara sub-bituminus per tahun. Selama ini pengangkutan overburden dan batubara dilakukan melalui kontrak dengan PT Karunia Wahananusa hingga 2022. Batubara kemudian diangkut 15–20 kilometer menuju fasilitas pemuatan kapal milik Bayan Group, dengan kapasitas pemecahan 1.000 ton per jam dan kapasitas pemuatan 4.000 ton per jam, yang dapat melayani kapal Handy maupun Panamax.
Kolaborasi antara PT PIK dan masyarakat diharapkan mempererat hubungan yang telah terjalin sejak perusahaan beroperasi. Penyediaan transportasi sekolah tidak hanya menunjang pendidikan, tetapi juga meningkatkan keterlibatan perusahaan dalam pembangunan sosial di Kutai Timur. (ADV/ProkopimKutim/KP)