dr. Novel Paembonan Dorong Akses Air Bersih Merata di Teluk Pandan

by
15 November 2025
601 views

 

Kutai Timur, Kaltimpoint.com – Legislator Kutai Timur, dr. Novel Tyty Paembonan, kembali menyoroti pentingnya pemerataan akses air bersih bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Teluk Pandan. Ia menekankan bahwa kebutuhan air bersih masih menjadi masalah mendesak yang harus segera diatasi melalui langkah nyata, salah satunya melalui pembangunan Water Treatment Plant (WTP) di kawasan Indominko.

“Nah intinya adalah pusat pengelolaan air bersih yang ada di dekat Indominko itu nanti akan dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan air bersih di Bontang dan Kutai Timur,” ujar dr. Novel saat ditemui di Gedung DPRD Kutai Timur, baru-baru ini.

Menurut dr. Novel, proyek WTP tersebut diharapkan bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi keterbatasan sumber air bersih yang selama ini dirasakan warga. Ia menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya menyasar kota besar, tetapi juga harus menjangkau desa-desa yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.

“Nah, harapan kita adalah enam desa di Kecamatan Teluk Pandan paling tidak mulai dari Ujung, Danau Redan, Sungai Damai, Sukarahmat, Martadinata, dan Teluk Pandan itu bisa segera menikmati manfaatnya,” tambahnya.

Politisi asal Kutai Timur ini menekankan bahwa pemerataan akses air bersih bukan sekadar soal pemenuhan kebutuhan dasar, melainkan juga berkaitan langsung dengan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap proyek WTP agar distribusi air berjalan lancar dan sesuai target.

“Kita ingin agar pembangunan ini jangan hanya sebatas proyek, tetapi menjadi solusi konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat Teluk Pandan,” tegasnya.

dr. Novel juga mengajak pemerintah daerah, pihak terkait, dan anggota DPRD untuk bersinergi dalam memastikan air bersih menjadi prioritas pembangunan di Kutai Timur. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar setiap desa mendapatkan manfaat yang merata, sehingga tidak ada lagi warga yang kesulitan air bersih.

Selain itu, dr. Novel menekankan pentingnya edukasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga infrastruktur air bersih agar tetap berfungsi optimal. Ia menilai bahwa keberhasilan proyek ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana pemerintah mampu memenuhi kebutuhan dasar warga secara adil dan merata.

“Air bersih adalah hak setiap warga, dan kita wajib memastikan hak itu terpenuhi. Tidak ada lagi desa yang tertinggal dalam hal akses air bersih,” pungkasnya.

Proyek WTP di Indominko ini diharapkan mulai beroperasi dalam waktu dekat dan menjadi langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kutai Timur dan Bontang. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Ardiyansyah Desak OPD Kutim Gunakan Anggaran Secara Tepat dan Berdampak

Next Story

Kutim Perlu Siapkan Strategi Ekonomi Pasca Tambang, Tegas Yulianus