Kantor Desa/Kelurahan Jadi Garda Terdepan Transformasi Digital di Kutim

by
14 November 2025
549 views

Kaltim Point, Kutim – Transformasi digital di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini dimulai dari tingkat paling bawah yaitu desa. Pemerintah melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper), menjadikan kantor desa sebagai pusat utama pelayanan berbasis teknologi. Strategi ini dinilai efektif karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Kepala Diskominfo Staper Kutim, Roni Bonar, menjelaskan, kantor desa ataupun kelurahan memiliki peran penting dalam aktivitas administrasi masyarakat, mulai dari pengurusan dokumen kependudukan hingga pelayanan sosial. Karena itu, prioritas pembangunan jaringan internet ditempatkan di lokasi tersebut.

“Kantor Desa/Kelurahan merupakan pusat kegiatan masyarakat, semua layanan administrasi dan dokumen berasal dari sana, jadi koneksi harus kuat,” jelasnya, Jumat (14/11/2025).

Hingga kini, dari total 139 desa dan 2 kelurahan di Kutim, sebagian besar telah memiliki jaringan internet aktif. Hanya dua desa yang masih dalam tahap penyelesaian. Pemerintah menargetkan dalam waktu dekat seluruh wilayah akan terhubung sepenuhnya.

Langkah ini bukan hanya untuk mempercepat pelayanan, tetapi juga untuk memperkuat transparansi dan efisiensi birokrasi di tingkat desa. Dengan sistem digital, proses pelayanan akan tercatat lebih rapi dan mudah dipantau.

“Kalau semua desa sudah online, masyarakat tak perlu jauh-jauh datang ke kota hanya untuk urus dokumen. Semua bisa diakses dari kantor desa mereka sendiri,” tambahnya.

Program ini sekaligus menjadi simbol perubahan pola kerja pemerintahan desa, dari sistem konvensional menuju model pelayanan digital yang lebih cepat, akurat, dan transparan bagi masyarakat.

Melalui penerapan teknologi, pemerintah desa diharapkan mampu memberikan layanan publik yang responsif serta meningkatkan kepercayaan warga terhadap kinerja aparatur.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Kolaborasi Jadi Kunci, Pemkab Kutim Ajak Swasta dan Masyarakat Bangun Smart City

Next Story

Usulan Proyek Multi Years Kontrak (MYC) Kutim 2026-2028: Fokus Jalan, Seriung Masuk, Jembatan Telen Lewat Skema Tahun Tunggal