Kesbangpol Kutim Gelar Lomba Videografi Pelajar

by
8 November 2025
405 views

SANGATTA – Lomba kreativitas untuk para pelajar Kutai Timur (Kutim) digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kutim. Sebanyak 32 peserta dari SMP dan SMA se-Kabupaten Kutim mengirimkan karya video mereka dalam Lomba Videografi Kewaspadaan 2025. Penghargaan untuk lomba yang digelar sejak bulan Juli ini dilaksanakan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.

Wakil Bupati Mahyunadi yang hadir dalam acara penghargaan tersebut menyampaikan bahwa lomba seperti ini digelar setiap tahun. Ia menilai, kegiatan semacam ini penting di tengah derasnya arus digitalisasi yang membawa dua sisi: manfaat besar di satu sisi, namun juga potensi ancaman di sisi lain.

“Teknologi membawa banyak manfaat, namun juga membuka celah bagi ancaman seperti narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, hoaks, dan kejahatan siber. Melalui karya-karya videografi ini, kita melihat semangat para pelajar untuk menyuarakan pentingnya kesadaran, kewaspadaan, dan kepedulian sosial,” tutur Mahyunadi.

Kepala Badan Kesbangpol Kutim Tejo Yuwono menyatakan bahwa lomba ini merupakan cara untuk menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap berbagai isu penting seperti bahaya narkoba, pergaulan bebas, radikalisme, hingga kejahatan siber. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan literasi media, kreativitas, serta memperkuat rasa kebangsaan dan tanggung jawab sosial.

Setelah melalui proses penjurian, SMA Negeri 1 Sangatta Utara keluar sebagai Juara 1 lewat karya “Penjara Sendiri”, yang menggambarkan jebakan perilaku negatif di dunia digital. Posisi Juara 2 diraih oleh SMA Negeri 1 Bengalon dengan video “Teman Gelap”, disusul SMA Negeri 2 Sangatta Utara sebagai Juara 3 lewat karya “Tabur Tuai”. Sementara itu, kategori Juara Favorit dimenangkan oleh “Jebakan Digital” dari SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

Lomba yang merupakan ajang kreatif pertama yang digelar Kesbangpol ini menjadi wadah pelajar untuk meningkatkan literasi media sekaligus menumbuhkan rasa kebangsaan dan tanggung jawab sosial. Mereka mampu menghasilkan karya-karya videografi kreatif sekaligus menyuarakan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman di era digital. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

FPK Kutim Gelar Dialog Kebangsaan: Rawat Perbedaan, Eratkan Persatuan

Next Story

Integritas ASN: Benteng Moral Melawan Gratifikasi