
Kutai Timur, Kaltimpoint.com – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmy, mendorong pemerintah daerah mempercepat pemanfaatan lebih dari 50 hektare lahan yang hingga kini belum dikelola optimal. Ia menilai potensi tersebut terlalu besar untuk terus dibiarkan tanpa arah pengembangan yang jelas.
Jimmy menegaskan bahwa ketersediaan lahan luas seharusnya menjadi modal strategis bagi percepatan pembangunan, terutama untuk sektor-sektor prioritas yang telah ditetapkan dalam perencanaan jangka menengah daerah.
“Iya, pengembangannya karena lahan kita kan masih luas tuh, masih ada 50 hektare lebih,” ujarnya menekankan.
Menurut Jimmy, arah pemanfaatan lahan harus ditopang perencanaan berbasis data lapangan agar setiap kebijakan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Ia menilai bahwa penyusunan tata ruang yang matang akan menentukan efektivitas program pemerintah dalam mengejar target pembangunan.
Jimmy menjelaskan pemerintah tidak boleh mengelola lahan secara sporadis atau hanya mengikuti proyek-proyek sesaat. Pendekatan terukur, kata dia, adalah kunci agar pemanfaatan lahan membawa dampak jangka panjang bagi warga.
“Nah itu di sana pengembangannya supaya bisa lebih memanfaatkan lahan yang ada,” sambungnya.
Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyusun peta pengembangan berbasis data faktual, mulai dari kondisi lapangan hingga potensi sektoral. Menurutnya, DPRD hanya dapat memberikan dukungan apabila program yang diajukan memiliki dasar perencanaan yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun teknis.
Selain mendorong penguatan layanan publik, Jimmy menyebut optimalisasi lahan juga berpotensi membuka peluang investasi baru dan menciptakan lapangan kerja. Hal ini dinilai penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memeratakan pembangunan di seluruh kecamatan.
Dengan potensi yang masih besar, Jimmy berharap pemerintah daerah bergerak lebih cepat agar manfaat pengembangan lahan dapat dirasakan masyarakat secara luas.(ADV)