Langkah Maju Pulung Sari, Bupati Kutim Resmikan Kantor Desa, Balai, dan PAUD

by
13 November 2025
460 views

RANTAU PULUNG – Pagi itu, Desa Pulung Sari, Kecamatan Rantau Pulung, dipenuhi semangat warga. Jalan-jalan desa sibuk dengan aktivitas persiapan menyambut tamu istimewa. Aroma hidangan tradisional memenuhi udara, sementara para tokoh masyarakat berdiri rapi di tepi jalan menyongsong kedatangan Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman dan Ketua TP PKK Hj Siti Robiah.

Peresmian tiga fasilitas publik—kantor desa, balai desa, dan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)—menjadi titik awal transformasi bagi desa. Prosesi ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, disaksikan oleh jajaran Forkopimcam, Staf Ahli Bupati, Kadisdikbud, dan Kepala Desa Pulung Sari Sarwoto.

Bupati Ardiansyah menekankan bahwa pembangunan ini mencerminkan komitmen Pemkab Kutim menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik di seluruh pelosok. Ia menyoroti pentingnya pendidikan sejak usia dini dan mengajak orang tua aktif menumbuhkan kesadaran menyekolahkan anak. “Gedung PAUD ini diharapkan menjadi pusat belajar yang berkualitas dan inklusif,” katanya.

Dana desa pun mengalami peningkatan signifikan, dari Rp50 juta menjadi Rp250 juta per RT, untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat. Kepala Desa Sarwoto berharap kantor baru mampu mempercepat pelayanan dan transparansi, sekaligus menyiapkan langkah pembangunan lanjutan seperti masjid dan ambulans desa.

Camat Tristiningsih menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Tausiah oleh Hj. Kharisma Yogi Noviana menutup acara sebagai pengingat nilai spiritual dalam pembangunan.

Tiga bangunan baru itu kini menjadi simbol harapan Pulung Sari: pusat pelayanan publik, pendidikan anak usia dini, dan ruang kegiatan sosial yang mendukung desa mandiri dan sejahtera. (ADV/ProkopimKutim/KP)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Previous Story

Karang Taruna Kutim Bangkit Lewat Temu Karya 2025

Next Story

Kutim Jadi Lokus Nasional Program TAMASYA sebagai Model Pengasuhan Anak